Kebakaran Hutan Landa Israel, Netanyahu Panik

kebakaran hutan di Israel
Api berkobar di hutan dekat kota Bet Shemesh di Israel pada 30 April 2025. Foto: Ahmad Gharabli/AFP/Getty Images

Tel Aviv – Kebakaran hutan melanda Israel pada Rabu tengah hari, 30 April 2025, di sepanjang jalan raya utama Yerusalem-Tel Aviv.

Melansir ABC News, badan pemadam kebakaran dan penyelamatan Israel menyebutkan api membakar sekira 5.000 hektare. Badan tersebut mengatakan itu kebakaran paling besar yang pernah terjadi di Israel satu dekade terakhir.

Akibat kebakaran itu, polisi harus menutup jalan utama dan mengevakuasi ribuan penduduk dari daerah terdekat. Namun pada Kamis, 1 April 2025, dinas pemadam kebakaran Israel mengatakan beberapa jalan utama yang ditutup kini dibuka kembali.

Sehari sebelumnya, api menjalar ke jalan raya utama Yerusalem-Tel Aviv, memaksa para pengemudi meninggalkan mobil mereka dan melarikan diri dengan ketakutan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan 18 orang telah ditahan atas dugaan pembakaran.

Kebakaran disebut dipicu kondisi panas dan kering serta angin kencang sehingga api dengan cepat melahap hutan pinus.

Dari foto-foto yang ditayangkan beberapa media internasional, kebakaran itu menyebabkan langit Yerussalem menjadi kelabu akibat asap.

Sebanyak 23 orang dikabarkan menderita luka bakar akibat kebakaran. Beberapa di antaranya harus dirawat karena menghirup asap. Tujuh belas petugas pemadam kebakaran juga terluka

Darurat Nasional

Melansir Al Jazeera, negara-negara Eropa seperti Italia dan Siprus telah mengirimkan delapan pesawat pemadam kebakaran ke Israel untuk mendukung upaya pemadaman. Hal serupa dilakukan Kroasia, Spanyol, Prancis, Ukraina, Rumania, dan Makedonia Utara.

Bantuan tersebut datang saat kebakaran terus terjadi di 11 titik api dekat Yerusalem, saat penduduk di tujuh kota dalam proses evakuasi.

Bencana itu membuat Netanyahu panik. Penjahat perang Gaza ini kemudian mengumumkan keadaan darurat nasional. Dia memperingatkan kebakaran dapat menyebar ke Yerusalem.

Kamis sendiri merupakan hari kemerdekaan Israel, yang biasanya ditandai dengan acara makan-makan keluarga besar di taman dan hutan. Namun kini, warga Israel terpaksa berurusan dengan api.

Pada Kamis pagi, area yang terbakar terlihat dari jalan raya, sementara lapisan antiapi berwarna merah muda menutupi bagian atas pohon dan semak yang terbakar. Asap dan bau api mengepul di udara.

Sebelumnya pada 2010, kebakaran hutan besar terjadi selama empat hari di Gunung Karmel di Israel utara. Kebakaran itu menghanguskan sekira 12.000 hektare sebagian besarnya berupa hutan dan menewaskan 44 orang.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy