Seoul – Korea Selatan (Korsel) sedang dilanda krisis politik besar. Presiden Yoon Suk-yeol telah dimakzulkan oleh Majelis Nasional dengan 204 suara dari 300 anggota, termasuk beberapa dari partainya sendiri.
Pemakzulan terjadi setelah Yoon mengumumkan darurat militer pada awal Desember 2024. Dia menuduh oposisi melakukan aktivitas antinegara.
Langkah Yoon memicu protes besar-besaran di Korsel. Sabtu sore pekan lalu waktu Korsel, ratusan ribu warga turun ke jalan menuntut Yoon mundur dari jabatannya.
Di tengah cuaca dingin yang mendekati nol derajat para demonstran dari berbagai kelompok masyarakat seperti serikat pekerja, mahasiswa hingga warga biasa dari berbagai usia, memenuhi ruas-ruas jalanan di dekat gedung Majelis Nasional di bagian barat Seoul.
Aksi protes besar-besaran itu digelar bersamaan dengan berlangsungnya voting untuk mosi pemakzulan Yoon di dalam gedung parlemen Korsel.
Di sisi lain, unjuk rasa di Korsel menjadi perhatian seluruh dunia lantaran tidak anarkis dan berlangsung tertib. Bahkan, ada beberapa momen unik pendemo membawa lighstick fandom K-Pop.
Demonstran pembawa lighstick yang didominasi kalangan MZ alias Milenial dan Gen Z kompak turun ke jalan melantunkan lagu-lagu bernuansa Kpop.
Video nyanyian yang disinkronkan dan gerakan lightstick warna-warni yang serempak dalam protes tersebut telah menjadi viral di media sosial. Momen itu cukup langka mengingat biasanya para fans Kpop menyalakan lightstick untuk mendukung idola mereka. Kini, mereka bersatu dalam rangka menyelamatkan negara-nya.
Momen lucu lainnya, poster-poster yang isinya bikin tepuk jidat. Salah satunya poster dari orang-orang yang mendeklarasikan diri sebagai ‘Persatuan Kaum Rebahan Nasional’. Isi spanduknya “[Kami] sekelompok orang yang nggak mau melakukan apapun disingkat: jebal.”
Momen unik lainnya datang dari beberapa orang yang tetap ngegame sambil demo. Koalisi gamers itu turun ke jalan sambil membawa laptop untuk bermain game. Sementara di jaketnya bertuliskan: “Negara terlalu mengkhawatirkan sampe aku gak bisa tenang ngegame di rumah.”
Namun, ada juga demonstran yang membawa poster-poster bernada serius seperti “Lengserkan dia”, “Lindungi negara dengan kekuatan cahaya lilin (unjuk rasa),” dan lainnya.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy