Lhoksukon – Persentase penduduk miskin Aceh Utara pada 2024 menurun dibandingkan 2023. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh Utara yang dirilis 1 Agustus lalu, persentase penduduk miskin pada 2024 mencapai 16,11 persen, turun 0,53 persen dari 2023 sebesar 16,64 persen.
Sementara dari segi jumlah, penduduk miskin Aceh Utara pada 2024 sebanyak 104,49 ribu orang. Jumlah ini berkurang 2,28 ribu dibandingkan 2023 sebanyak 106,77 ribu orang.
Persoalan kemiskinan, sebut BPS Aceh Utara, bukan hanya sekadar berapa jumlah dan persentase penduduk miskin. Dimensi lain yang perlu diperhatikan adalah tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan.
“Indeks kedalaman kemiskinan adalah ukuran rata-rata kesenjangan pengeluaran masing-masing penduduk miskin terhadap garis kemiskinan. Sedangkan Indeks keparahan kemiskinan memberikan gambaran mengenai penyebaran pengeluaran di antara penduduk miskin,” tulis BPS Aceh Utara dalam Berita Resmi Statistik, dilihat Sabtu, 5 Oktober 2024.
Adapun indeks kedalaman kemiskinan Aceh Utara pada 2024 sebesar 2,78 persen, naik 0,62 poin dari tahun lalu. Begitu juga indeks keparahan kemiskinan 2024 sebesar 0,70 persen, naik 0,28 poin dibandingkan 2023.
Sedangkan garis kemiskinan Aceh Utara pada 2024 tercatat sebesar Rp473.719 per kapita per bulan. Nilai ini meningkat dibandingkan 2023 sebesar Rp454.361 per kapita per bulan.
Garis kemiskinan merupakan suatu nilai pengeluaran minimum kebutuhan makanan dan nonmakanan yang harus dipenuhi dalam katagorisiasi kemiskinan. “Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan,” tulis BPS Aceh Utara.
Fluktuasi Sejak 2018 hingga 2024
Secara umum, BPS Aceh Utara mencatat angka kemiskinan di kabupaten tersebut di rentang 2018 hingga 2024, mengalami fluktuasi atau turun naik, baik dari sisi jumlah maupun persentase.
Secara persentase, penduduk miskin di Aceh Utara cenderung menurun sejak 2018 dan mengalami kenaikan pada 2021. Menurut BPS Aceh Utara, kenaikan ini dampak dari pandemi covid.
“Seiring dengan adaptasi masyarakat dengan kondisi covid dan semakin banyaknya penduduk yang sudah vaksin covid, secara berangsur-angsur kegiatan ekonomi masyarakat kembali normal sehingga jumlah dan persentase penduduk miskin mengalami penurunan pada 2022 hingga 2023.”
Dari tabel yang dipaparkan BPS Aceh Utara, persentase penduduk miskin pada 2018 sebesar 18,27 persen, 2019 (17,39 persen), 2020 (17,02 persen), 2021 (17,43 persen), dan 2022 (16,86 persen).[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy