Kutacane – Pertandingan hari terakhir cabang olahraga arung jeram PON XXI Aceh-Sumut di Lawe Mamas, Kecamatan Darul Hasanah, Aceh Tenggara, berlangsung sengit, Kamis, 19 September 2024.
Di hari terakhir, nomor yang dipertandingkan adalah slalom kategori R6 atau 6 pendayung putra dan putri. Slalom R6 putri diikuti Sulawesi Utara (Sulut), Kalimantan Selatan (Kalsel), DKI Jakarta, Aceh, Sumatra Utara (Sumut), Jawa Tengah (Jateng), dan Jawa Barat (Jabar).
Persaingan sengit terjadi saat setiap tim memasuki 14 gate atau gawang di arena slalom. Hasilnya, tim putri Jabar merebut medali emas dengan waktu terbaik 4 menit 1 detik. Sedangkan Jateng meraih perak dengan waktu 4 menit 39 detik dan Jakarta mengantongi perunggu dengan waktu 5 menit 1 detik.
Sementara itu, slalom R6 putra diikuti Sulut, Kalsel, Sumut, Aceh, Sumbar, Banten, dan Jabar. Insiden menimpa Tim Sulut. Mereka terjungkal ketika run kedua dimulai dan dinyatakan gugur.
Lagi-lagi, Tim Jabar unggul di kategori tersebut dengan waktu 3 menit 4 detik dan berhak mendapatkan emas. Perak diraih Banten dengan waktu 3 menit 32 detik, dan Kalsel memperoleh perunggu.
Atlet Arung Jeram Jabar peraih emas slalom R6 putri, Nita Karlina, sangat bersyukur dan senang dengan kerja keras timnya selama menghadapi pertandingan yang mampu membuahkan hasil.
Medali emas yang diraih Nita itu menjadi tambahan catatan prestasi pertandingan arung jeram yang dia ikuti. Sebelum di PON, Nita pernah mengikuti berbagai event arung jeram di beberapa provinsi di Indonesia dan luar negeri.
“Selain di dalam negeri saya juga pernah bertanding di Jepang, Cina serta Malaysia. Dan di Australia saya pernah meraih juara satu, begitu pula dengan Bosnia saya juga menjuarai juara satu.”
Selain di Lawe Mamas, pertandingan Arung Jeram PON XXI juga digelar di Lawe Alas, Ketambe. Adapun nomor-nomor yang dipertandingkan adalah down race river, sprint, serta slalom R6 dan R4 putra-putri.
Jabar menjadi juara umum setelah mengangkut delapan medali emas. Di posisi kedua Sumut dengan 2 emas, 3 perak, dan 3 perunggu. Posisi tiga dipegang Jateng dengan 2 emas dan 5 perak. Sementara DKI Jakarta meraih 2 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Adapun tuan rumah Aceh menggondol 1 emas, 2 perak, dan 3 perunggu.
Upacara penyerahan medali di hari terakhir berlangsung di alur Sungai Mamas, diiringi tari Saman.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy