Jantho, Line1.News – Komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi daerah kian nyata. Bupati Aceh Besar, Muharram Idris akrab disapa Syech Muharram, menerima audiensi investor dari PT Alqudsi Agri Aceh untuk menjajaki investasi sektor peternakan berskala internasional, Jumat, 10 April 2026.
Pertemuan yang berlangsung di Dekranasda Aceh Besar ini menjadi langkah awal pengembangan industri pengolahan daging merah yang terintegrasi. PT Alqudsi Agri Aceh merupakan bagian dari Alqudsi Agri Group asal Australia, raksasa agribisnis yang dikenal memiliki fasilitas kelas dunia.
Investasi Hulu ke Hilir
Bukan sekadar peternakan biasa, perusahaan ini akan mengembangkan sistem hulu ke hilir di Aceh Besar. Rencananya, proyek ini mencakup budidaya sorgum untuk pakan, peternakan sapi dan domba, hingga fasilitas pengolahan, penyimpanan dingin (cold storage), serta distribusi produk daging siap saji.
Syech Muharram menegaskan bahwa arah pembangunan Aceh Besar saat ini bertumpu pada dua fokus utama. “Visi dan misi kami hanya dua, yaitu penegakan syariat Islam dan peningkatan perekonomian masyarakat,” tegas Syech Muharram, dikutip dari rilis Pemkab Aceh Besar.
Tekan Pengangguran & Perkuat Koperasi
Menariknya, investasi ini tidak hanya berorientasi pada produksi massal, tetapi juga dirancang untuk memperkuat koperasi pertanian lokal. Syech Muharram berharap kehadiran industri ini mampu membuka lapangan kerja baru secara luas bagi masyarakat Aceh Besar sehingga efektif menekan angka pengangguran.
Ia juga menyoroti keunggulan strategis wilayahnya, mulai dari kekayaan sumber daya alam hingga akses mobilitas melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda dan Pelabuhan Krueng Raya.
“Kami berkomitmen memberikan kemudahan bagi investor. Namun, kami berharap investasi yang masuk tidak hanya menguntungkan pelaku usaha, tetapi memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Komitmen Investor
Sementara itu, CEO Alqudsi Agri Group, Doktor Syed Ghazaly Alqudsi, menyatakan bahwa keputusan berinvestasi di Aceh Besar telah melalui kajian matang. Ia menjamin seluruh proses akan dilakukan sesuai regulasi yang berlaku.
“Kami berkomitmen mengikuti seluruh aturan perizinan di Aceh Besar dan memastikan investasi ini memberi manfaat nyata bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.
Hadir mendampingi Bupati dalam pertemuan tersebut, Plt. Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar, M. Ali, serta Kepala Dinas Pangan Aceh Besar, Alyadi. []


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy