Banda Aceh – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Aceh pada Mei 2025 sebesar 59,60 juta USD. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 17,29 persen dibandingkan impor pada April 2025.
“Nilai tersebut juga mengalami kenaikan sebesar 57,60 persen dibandingkan kondisi bulan Mei 2024,” ujar Plt. Kepala BPS Aceh, Tasdik Ilhamuddin, Rabu, 2 Juli 2025.
Tasdik mengatakan impor selama Mei 2025 terbesar berasal dari Amerika Serikat (AS) senilai 47,62 juta USD dengan komoditas gas butana/propana. Selanjutnya, impor terbesar kedua berasal dari Rusia sebesar 8,30 juta USD dengan komoditas pupuk.
“Kemudian disusul Tiongkok dengan impor sebesar 2,59 juta USD, juga dengan komoditas pupuk,” tutur dia.
Baca juga: Batu Bara Dominasi Ekspor Aceh Mei 2025
Secara keseluruhan, kata dia, komoditas terbesar yang diimpor adalah gas butana/propana yang setara 79,91 persen dari total impor, diikuti komoditas pupuk dan komoditas lainnya.
“Dengan nilai impor yang lebih besar dibandingkan nilai ekspor, neraca perdagangan luar negeri Provinsi Aceh pada Mei 2025 mengalami defisit sebesar 9,30 juta USD,” jelas Tasdik.
Dia menambahkan selama Mei 2024-Mei 2025, neraca perdagangan luar negeri cenderung mengalami fluktuasi dan sempat mengalami defisit di November 2024, Januari 2025, Februari, dan Mei 2025.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy