GMNI akan Temui Bupati Bahas Reklamasi Danau Lut Tawar

Aktivis GMNI Aceh Tengah
Aktivis GMNI Aceh Tengah. Foto: Istimewa

Takengon – Gerakan Nasional Mahasiswa Indonesia (GMNI) Cabang Aceh Tengah akan menemui Bupati Aceh Tengah untuk membicarakan maraknya reklamasi di Danau Lut Tawar.

Ketua GMNI Aceh Tengah Saparuda mengatakan reklamasi itu sangat mengkhawatirkan jika dibiarkan begitu saja karena akan berdampak negatif pada ekosistem danau.

“Jika dibiarkan ekosistem danau dan wilayah sekitar akan rusak, seperti gangguan habibat biota air, penurunan kualitas air, serta ganguan terhadap fungsi ekologis danau seperti pengaturan tata air dan konservasi lahan basah,” ujarnya, Senin, 25 Agustus 2025.

Safaruda mengaku telah melayangkan surat permohonan audensi dengan bupati untuk menyampaikan bahayanya reklamasi jika dibiarkan begitu saja.

Selama ini, kata dia, reklamasi marak terjadi namun tidak ada upaya nyata dari pemerintah untuk menghentikannya.

Baca juga: Protes Maraknya Reklamasi, GMNI: Danau Lut Tawar belum Merdeka

“Saya rasa semua tahu ada reklamasi di Danau Lut Tawar. Ini bukan hanya masalah GMNI tapi masalah kita semua, kita harus lawan dan beri efek jera bagi mereka yang melakukan reklamasi di Danau Lut Tawar demi keuntungan pribadi,” tegasnya.

Dia juga menyebut reklamasi dapat memicu peningkatan polusi dan erosi serta menimbulkan konflik sosial dan ekonomi dengan masyarakat setempat, terutama nelayan pribumi yang kehilangan mata pencaharian.

“Kita akan sampaikan hal ini ke Bupati Aceh Tengah dengan harapan ada solusi yang dapat diberikan untuk menyelesaikan persoalan reklamasi di Danau Lut Tawar.”

Sebelumnya, lima aktivis GMNI Tengah memprotes maraknya reklamasi untuk bangunan liar di pinggiran Danau Lut Tawar.

Mereka menggelar aksi penolakan bertepatan HUT ke-80 RI dengan membentangkan spanduk bertulisan ‘Tolak Reklamasi di Danau Lut Tawar’ pada Senin, 18 Agustus 2025.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy