[Foto] Situasi di Titik Galian Proyek SPAM Lhokseumawe

HL
Lokasi galian proyek SPAM di depan Masjid Cunda Lhokseumawe. Foto: Line1.News/Yasir

Lhokseumawe – Pelaksanaan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Lhokseumawe masih berlangsung. Pantauan Line1.News pada Jumat, 25 April 2025, pemasangan jaringan distribusi utama (JDU) proyek tersebut masih dilakukan kontraktor pelaksana.

Di beberapa titik JDU, alat berat masih bekerja melakukan penggalian. Lokasi galian dipagari seng dan letaknya berada di hampir sebagian badan jalan. Misalnya, di depan Masjid Cunda. Untuk mengurai arus lalu lintas, di sana ada seorang petugas yang berdiri di dekat lokasi proyek. Terlihat pula sebuah rambu-rambu lalu lintas penanda jalan menyempit.

Aktivitas serupa terlihat dekat jembatan Loskala, perbatasan Panggoi-Blang Panyang. Seorang petugas berhelm kuning mengatur arus lintas yang lumayan padat karena lokasi proyek memakan hampir sebagian badan jalan. Di dekat petugas itu terconggok sebuah rambu penanda pekerjaan galian.

Sementara di dekat Sekolah Sukma, tepatnya di depan Kantor Kesyahbandaran, tidak ada aktivitas apa-apa. Lokasi galian di sini tidak begitu memakan badan jalan. Sebuah spanduk ‘hati-hati ada galian’ terpajang beserta rambu penanda arah dan tanda aktivitas galian. Tidak ada juga petugas yang mengantur arus lalu lintas. Di sekeliling titik JDU terlihat banyak karung pasir yang diletakkan di sisi seng.

Hal berbeda dijumpai di titik galian kawasan Meunasah Masjid sebelum Mapolres Lhokseumawe. Di sini terlihat tanah galian menumpuk di pinggir jalan tanpa pembatas apa-apa. Hanya pita plastik mirip garis polisi yang mengitari tanah galian itu sebagai “pengaman”. Juga tidak ada rambu-rambu, petugas, dan aktivitas galian. Di sebelah galian itu, penjual kelapa muda menjajakan dagangannya.

Baca juga: Kecelakaan di Lokasi Proyek SPAM Lhokseumawe, Wali Kota Sayuti Panggil Kontraktor Pelaksana

Sebelumnya, Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar memanggil PT Toya Perdana, kontraktor pelaksana proyek SPAM itu pada Rabu, 23 April 2025. Pemanggilan itu terkait beberapa insiden kecelakaan menimpa warga saat melintas di lokasi pemasangan JDU.

Kepada kontraktor, Sayuti meminta klarifikasi dan menegaskan pentingnya aspek keselamatan kerja. Keterangan dari kontraktor–seperti dikutip Sayuti, proses penimbunan dilakukan setelah kondisi tanah cukup keras agar struktur aman dan stabil.

Sayuti memerintahkan kontraktor memperbanyak rambu-rambu keselamatan. Ia juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan potensi bahaya di sekitar lokasi proyek SPAM.[]

Foto-foto: Line1.News/Yasir
Editor: Sha

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy