Dokumen Kajian Risiko Bencana 2022-2026: 14 Ancaman Bencana di Aceh

BPBA sosialisasi mitigasi bencana
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBA Bobby Syahputra saat sosialisasikan potensi dan mitigasi bencana alam di Aceh, di PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Aceh, Rabu, 26 November 2025. Foto: BPBA

Banda Aceh – Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Bobby Syahputra mengatakan berdasarkan dokumen kajian risiko bencana Aceh tahun 2022-2026, terdapat 14 ancaman bencana di Aceh.

“Antara lain banjir, banjir bandang, cuaca ekstrem, epidemi dan wabah penyakit, gelombang ekstrem dan abrasi, gempa bumi, karhutla, kegagalan teknologi, kekeringan, letusan gunung api, likuifaksi, pandemi Covid-19, longsor, dan tsunami,” kata Bobby.

Bobby menyampaikan itu saat sosialisasikan potensi dan mitigasi bencana alam di Aceh, digelar di PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Aceh, Banda Aceh, Rabu, 26 November 2025.

Menurut Bobby, dari ke 14 ancaman bencana tersebut, 13 di antaranya berisiko tinggi. “Hanya kegagalan teknologi yang berisiko sedang,” kata dia, dilansir laman resmi BPBA, Kamis (27/11).

Baca juga: BPBA: Banjir Landa 16 Kabupaten-Kota di Aceh, 20.759 Jiwa Mengungsi

Bobby menyampaikan sesuai kewenangannya, BPBA memiliki tugas pokok sebagai pelaksana, koordinasi dan komando pada penanggulangan bencana di Aceh, yaitu prabencana, saat bencana, dan pascabencana.

Bobby menekankan juga perlu dibentuknya Tim Pengurangan Risiko Bencana di PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Aceh yang dibakukan melalui surat keputusan Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Aceh, berdasarkan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 44 Tahun 2019 tentang Pengurangan Risiko Bencana pada Sarana dan Sarana Publik.

“Berbicara bencana merupakan urusan bersama. Oleh karenanya, membangun kesiapsiagaan bersama dengan pentahelix,” ucap Bobby.

Baca juga: Banjir Meluas, Mualem Tetapkan Aceh Darurat Bencana

Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Aceh diwakili Kepala Bagian Operasional Syaiful Anwar menyampaikan sosialisasi ini diikuti seluruh pejabat dan staf PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Aceh, perwakilan PT Jasa Raharja Pusat, para Kepala Cabang dan perwakilan PT Jasa Raharja di kab/kota se-Aceh secara daring melalui zoom.

“Melalui sosialisasi ini, diharapkan internal PT Jasa Raharja di Aceh, mengetahui potensi bencana, bagaimana sistem mitigasi dan penanganan awal, misalnya pascagempa bumi dan lainnya,” ujar Syaiful.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy