Redelong – Jembatan Wih Kanis di Kampung Mangku, Kecamatan Bandar, Bener Meriah, kembali berfungsi dan bisa dilewati kendaraan roda dua dan empat, setelah dipasangkan jembatan darurat (bailey) di lokasi tersebut.
Jembatan yang menjadi akses utama menuju Kecamatan Syiah Utama dan Mesidah itu hanyut sejauh 100 meter akibat banjir bandang akhir November 2025.
Melansir Laman Pemkab Bener Meriah, Rabu, 14 Januari 2026, proses perbaikan dan pemasangan jembatan Bailey di lokasi tersebut berlangsung hingga 21 hari. Pemerintah daerah mengerahkan alat berat untuk menarik kembali struktur jembatan ke posisi semula.
Meskipun telah berfungsi, mobilitas dari jembatan itu ke beberapa titik masih terkendala. Ke arah Samar Kilang, kendaraan roda empat hanya bisa sampai ke Kampung Rusip karena karena ada jembatan lain di Rusip yang masih terputus.
Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Posko Penanganan Bencana Hidrometeorologi Bener Meriah, Ilham Abdi, mengungkapkan hingga Selasa, 13 Januari 2026, pemulihan jaringan listrik masih menjadi tantangan besar di dua kecamatan tersebut.
Di Syiah Utama, listrik masih padam di 14 kampung akibat banyaknya tiang listrik yang tumbang. Sedangkan di Mesidah, pemulihan sudah mencapai 80 persen, namun tiga kampung (Perumpaken Benjadi, Hakim Peteri Pintu, dan Simpur) masih gelap gulita.
Ilham mengatakan Pemkab Bener Meriah memastikan kebutuhan pokok masyarakat di wilayah terisolasi, khususnya Samar Kilang, tetap aman.
“Karena jalur darat yang masih terbatas, helikopter digunakan untuk menyuplai logistik melalui jalur udara.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy