Deputi Kemenko PMK Tinjau Venue PON di Aceh, Ini Kata Pj Sekda Azwardi

Ada 7 Ribu Undangan Gratis Nonton Pembukaan PON, 4 Ribu Bisa Didaftarkan Lewat Situs
Pj Sekda Aceh Azwardi mendampingi Deputi V Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan, dan Prestasi Olahraga Kemenko PMK Warsito meninjau venue PON XXI di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Jumat, 23 Agustus 2024. Foto: Istimewa

Banda Aceh – Deputi V Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Profesor Warsito, meninjau pembangunan venue Pekan Olahraga Nasional (PON) di Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Jumat, 23 Agustus 2024.

Kunjungan itu untuk memastikan proyek pembangunan venue PON berjalan sesuai jadwal dan memenuhi standar kualitas ditetapkan. Stadion Harapan Bangsa salah satu fasilitas utama dalam penyelenggaraan PON 2024 yang dijadwalkan akan dibuka Presiden pada 9 September.

Beberapa venue dikunjungi adalah Stadion Utama Harapan Bangsa, Venue Panjat Tebing, Angkat Besi, dan Anggar. Selain itu, pembangunan GOR KONI Aceh sebagai lokasi pertandingan Kempo dan Apkido, serta kolam renang.

Pj. Sekda Aceh, Azwardi, yang mendampingi Warsito dalam peninjauan itu menyampaikan laporan tentang kemajuan proyek pembangunan yang rata-rata telah mencapai 90% dari total keseluruhan pembangunan.

Menurut Azwardi, sebagian besar struktur utama sudah selesai dibangun dan saat ini dalam tahap finishing serta penataan fasilitas pendukung.

Pj. Sekda yakin pembangunan fisik venue utama akan selesai tepat waktu. “Sekarang juga sedang persiapan panggung utama untuk pembukaan. Sementara untuk listrik dan telekomunikasi, kita terus komunikasi dengan pihak PLN dan Telkom. Komitmen kita sama yaitu untuk menyukseskan PON,” kata Azwardi.

Warsito menekankan pentingnya proyek ini bagi citra Indonesia dalam ajang olahraga nasional. “Kunjungan ini untuk memastikan bahwa pembangunan venue PON ini tidak hanya tepat waktu, tetapi juga berkualitas tinggi. Kami berharap venue ini dapat memberikan pengalaman terbaik bagi atlet dan penonton selama PON nanti,” ujarnya.

Selama kunjungan, Warsito juga berdialog dengan para kontraktor dan pekerja yang terlibat dalam proyek tersebut. Dia memberikan beberapa masukan untuk meningkatkan efisiensi kerja serta memastikan semua aspek keselamatan kerja terpenuhi.

Selain tim dari Kemenko PMK, hadir juga pihak dari Kemendagri, serta Ketua KONI Pusat beserta tim. Dari Pemerintah Aceh hadir Kadis Kesehatan, Kepala Dinas Perkim, Kepala Biro Adpemb, dan para kepala SKPA terkait.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy