Chilesaurus Diegosuarezi, Dinosaurus yang Bikin Pusing Para Ahli

Ilustrasi dinosaurus Chilesaurus
Ilustrasi Chilesaurus diegosuarezi. Foto: Wikimedia Commons

Chilesaurus diegosuarezi merupakan salah satu dinosaurus yang membuat para ahli pusing. Sebab, hewan purba ini memiliki perpaduan ciri anatomi tak biasa. Tubuhnya seolah gabungan karakter dinosaurus pemakan daging dan pemakan tumbuhan.

Melansir National Geographic, Chilesaurus pertama kali ditemukan pada 2004 di Chile oleh Diego Suarez, seorang anak berusia tujuh tahun. Baru pada 2015, fosil tersebut resmi diberi nama oleh tim paleontolog dari Argentina dan Chili. Nama spesies diegosuarezi diambil sebagai penghormatan kepada sang penemu muda.

Chilesaurus hidup pada periode Jura Akhir, sekitar 150 juta tahun lalu. Beberapa kerangka fosilnya telah ditemukan. Ukuran Chilesaurus tergolong kecil, dengan panjang sekira dua hingga tiga meter.

Hewan tersebut berjalan dengan dua kaki (bipedal) dan memiliki ekor panjang yang membantu menjaga keseimbangan tubuh. Dari kejauhan, posturnya menyerupai dinosaurus karnivora seperti Tyrannosaurus rex alias T-rex.

Namun, kesan tersebut berubah ketika para peneliti meneliti lebih detail anatominya. Salah satu ciri paling mencolok adalah bentuk pinggulnya menyerupai dinosaurus berpinggul burung (ornithischia), kelompok yang mencakup Stegosaurus, Triceratops, dan Iguanodon. Padahal, selama ini dinosaurus dengan postur tubuh mirip Chilesaurus biasanya dimasukkan ke kelompok theropoda, yang mayoritas merupakan pemakan daging.

Keanehan tidak berhenti di situ. Struktur pergelangan kaki Chilesaurus justru memiliki kemiripan dengan dinosaurus berleher panjang seperti Plateosaurus. Sementara itu, cakar belakangnya tampak kuat dan mampu mencengkeram, ciri yang lazim ditemukan pada predator.

Namun ketika tengkorak dan giginya dianalisis, terlihat jelas bahwa Chilesaurus adalah pemakan tumbuhan. Giginya tidak tajam seperti pisau, melainkan dirancang untuk memotong dedaunan.

Perpaduan ciri-ciri inilah yang sempat membuat para ilmuwan kesulitan mengklasifikasikan Chilesaurus. Awalnya, dinosaurus ini dianggap sebagai kerabat dinosaurus pemakan daging. Namun penelitian lanjutan yang melibatkan ilmuwan dari Natural History Museum, London menunjukkan kesimpulan berbeda.

Hasil penelitian terbaru menyatakan Chilesaurus sebenarnya merupakan anggota primitif dari kelompok ornithischia. Artinya, ia adalah dinosaurus pemakan tumbuhan, meskipun masih mempertahankan banyak ciri tubuh leluhurnya yang karnivora.

Para peneliti menyebut Chilesaurus sebagai contoh langka dinosaurus yang “tertangkap” di tengah proses transisi evolusi dari pemakan daging menuju pemakan tumbuhan. Temuan ini memiliki implikasi besar bagi pemahaman tentang pohon keluarga dinosaurus.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy