Bea Cukai Lhokseumawe Sambangi 5 UMKM Berpotensi Ekspor

Bea Cukai Lhokseumawe
Bea Cukai Lhokseumawe saat menyambangi salah satu UMKM di Aceh Tengah. Foto: Bea Cukai Lhokseumawe

Lhokseumawe – Bea Cukai Lhokseumawe menyambangi lima Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM yang dinilai memiliki potensi berkembang di pasar ekspor. Kelima UMKM tersebut berada di Aceh Tengah dan Bireuen yang merupakan wilayah kerja Bea Cukai Lhokseumawe.

Kelimanya adalah SWY Gayo Cigar, UD. Kretek Gayo, Gayo Mountain Cigar, Minyak Sereh Wangi Obot, dan Aceh Ladang Donya.

SWY Gayo Cigar, yang diproduksi oleh Sri Waluyo di Kampung Paya Tumpi Baru, Aceh Tengah, menjadi salah satu UMKM yang telah berhasil menembus pasar nasional.

Sri Waluyo menyampaikan apresiasi kepada Bea Cukai Lhokseumawe atas kunjungan dan perhatian yang diberikan.

“Kunjungan Bea Cukai merupakan bukti nyata dukungan terhadap kami yang sedang berjuang menembus pasar ekspor, termasuk Rusia.” Ujar Sri Waluyo Jumat, 25 April 2025, dalam keterangan tertulis Bea Cukai Lhokseumawe.

Hal senada disampaikan Wahyudi, pemilik UD Kretek Gayo yang sedang dalam proses perluasan pasar ke Timor Leste.

Ia berharap Bea Cukai terus konsisten melakukan pembinaan dan penindakan terhadap rokok ilegal, agar pelaku usaha legal seperti dirinya dapat bersaing secara sehat dan memberikan kontribusi penerimaan cukai yang optimal.

Gayo Mountain Cigar (GMC) yang dipimpin Salmy, juga menyampaikan optimisme terhadap dukungan Bea Cukai. Saat ini GMC tengah membangun fasilitas produksi lebih besar dan merencanakan pendirian tempat pelelangan tembakau Gayo.

Salmy berharap sinergi antara Bea Cukai dan pemerintah daerah terus diperkuat, terutama dalam pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk mendukung para petani tembakau di Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Sementara itu, Minyak Sereh Wangi Obot yang dikelola oleh Rizal Muhammad memproduksi minyak atsiri dari sereh wangi untuk kebutuhan aromaterapi dan kosmetik alami.

Produk mereka telah beredar di pasar lokal dan juga mulai menembus toko-toko herbal serta platform penjualan online. Rizal menyampaikan bahwa ia sedang mengembangkan varian produk baru yang lebih sesuai dengan permintaan pasar.

Menurut Kepala Bea Cukai Lhokseumawe Agus Siswadi, antusiasme para pelaku UMKM menunjukkan bahwa dukungan dan pembinaan berkelanjutan dari pemerintah sangat dibutuhkan untuk memperkuat daya saing produk lokal di pasar global.

“Bea Cukai Lhokseumawe berharap para pelaku UMKM dapat tumbuh secara legal, berkelanjutan, dan menjadi penggerak ekonomi daerah,” ujarnya.

Menurutnya, kunjungan Bea Cukai Lhokseumawe ke UMKM-UMKM tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan UMKM naik kelas dan mampu bersaing di pasar ekspor secara profesional dan berintegritas.

“Kunjungan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga untuk membangun hubungan kemitraan yang baik serta memberikan edukasi kepada para pelaku usaha agar memahami dan mematuhi ketentuan perundang-undangan di bidang kepabeanan dan cukai.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy