Medan – FAZ, 17 tahun, santri Pondok Pesantren (Ponpes) An Nur, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, diduga membakar Adab Aulia Rizki, 19 tahun, pengurus ponpes tersebut. Peristiwa itu terjadi di salah satu kamar di masjid ponpes pada Sabtu, 5 Oktober 2024, sekira pukul 03.00 WIB.
Insiden itu awalnya diketahui Fikri Zaki, santri yang sedang bertugas jaga malam. Saat itu, Fikri melihat seseorang berlari dari arah masjid menuju ke perkebunan kelapa sawit.
“Karena merasa curiga selanjutnya saksi masuk ke masjid untuk melihat apa yang terjadi berhubung ada orang yang tidak dikenal melarikan diri,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Hinai, Iptu Sukma Atmaja, saat dikonfirmasi pada Selasa, 8 Oktober 2024, dikutip dari kumparan.com.
Setibanya di dalam masjid, tambah Atmaja, dia melihat kamar salah satu pengurus atau pengajar ponpes itu terbakar dan api sudah membesar. Fikri berusaha meminta pertolongan santri lainnya untuk memadamkan api. Di saat bersamaan, kata Atmaja, mereka mendengar teriakan korban dari dalam kamar.
Baca Juga: Ini Komentar KPAI Terkait Kasus Santri Aceh Barat Disiram Air Cabai
“Kemudian saksi dan santri lainnya mendobrak pintu kamar untuk menolong korban yang masih berada di dalam sehingga korban berhasil diselamatkan namun korban mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya,” sambungnya.
Menurut Atmaja, aksi FAZ dilatarbelakangi perilaku korban yang kerap merundungnya. “Ternyata dari hasil penyelidikan anggota Sat Reskrim Polres Langkat dan Polsek Hinai di lapangan, diperoleh informasi bahwa pelaku ternyata adalah saksi FAZ yang merupakan teman dekat korban yang selama ini kerap di-bully oleh korban,” ungkap Atmaja.
“Sehingga pelaku menyimpan dendam,” sambungnya. Namun, ia tidak menjelaskan bentuk perundungan yang dilakukan korban kepada FAZ.
Saat ini, korban masih dirawat di RS Adam Malik Medan karena mengalami luka bakar sampai 80 persen. Sementara, pelaku sudah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Namun belum dirincikan ancaman hukuman terhadap pelaku.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy