Kontribusi Pilkada pada Pertumbuhan Ekonomi Nasional Semester Dua Agak Minim

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi menurut. Foto: detik.com
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi menurut. Foto: detik.com

Jakarta – Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai kontribusi Pilkada terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada semester dua nanti, agak minim dibandingkan Pileg dan Pilpres.

“Kami melihat sekalipun memang ada dampak dari Pilkada, kontribusinya terhadap rekomen nasional relatif lebih terbatas dibandingkan dampak dari Pileg dan juga Pilpres,” ujar Josua dalam sebuah diskusi pada Kamis, dikutip Jumat, 9 Agustus 2024, dari Kontan.co.id.

Selain itu, kata Josua, pada semester dua 2024, hari libur nasional lebih berkurang dibanding semester sebelumnya. Sehingga, kata dia, potensi mobilitas masyarakat lebih rendah dan aktivitas yang berhubungan dengan rekreasi juga menurun.

Namun, Josua melihat pembentukan modal tetap bruto pada semester dua ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi, sejalan dengan meningkatnya kepastian investor setelah Pemilu selesai.

“Kemungkinan penurunan suku bunga kebijakan global yang lebih tinggi, yang dapat menarik investasi lebih lanjut. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan investasi langsung dan arus modal masuk, sehingga memperkuat investasi sektor swasta,” tambahnya.

Selain itu, lingkungan ekonomi global yang membaik dapat berkontribusi pada peningkatan moderat dalam kinerja ekspor barang.

Untuk keseluruhan 2024, Josua memperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh sebesar 5,0 hingga 5,1 persen. Pertumbuhan ini didukung oleh konsumsi domestik dan berbagai langkah ekonomi yang bertujuan meningkatkan permintaan domestik, termasuk investasi.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy