Youtuber Temukan Mayat Saat ‘Live’ di Vila Terlantar

Ilustrasi Youtuber. Foto: suaraindonesia.co.id
Ilustrasi Youtuber. Foto: suaraindonesia.co.id

Seoul – Seorang YouTuber Korea Selatan yang membuat video tentang penjelajahan ke tempat-tempat terbengkalai yang diklaim berhantu, menemukan mayat saat live atau siaran langsung.

Dikutip dari The Korea Times, pada Kamis lalu, sebuah video berjudul “Semoga almarhum beristirahat dengan tenang” diunggah di saluran YouTube “Dosawoochi.” Saluran tersebut memiliki sekitar 90.100 pengikut.

Video itu diedit dari siaran waktu nyata di saluran yang sama pada Selasa, ketika Youtuber bernama Jeon Woo-chi itu mengunjungi sebuah vila terbengkalai bersama rekannya.

“Saya kira ini vila tanpa penghuni, tapi ternyata ada tempat yang menarik perhatian,” katanya dalam video sambil menuju ke lahan kosong di belakang vila, tempat ia menemukan mobil putih terparkir.

Sang Youtuber menghampiri mobil tersebut dan mengetuk kaca jendela pengemudi sambil berkata, “Sepertinya ada orang di dalam mobil, tapi agak aneh. Jadi saya nyalakan siaran langsungnya.”

Setelah tidak mendapat respons bahkan setelah mengetuk jendela sekali lagi, Jeon Woo-chi dan rekannya langsung menelepon polisi.

Tujuh menit kemudian, polisi dan petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk mengecek situasi. Setelah memastikan orang di dalam kendaraan tidak merespons sama sekali, petugas pemadam kebakaran memaksa membuka pintu mobil. Dan, mereka menemukan mayat di dalamnya.

Tidak jelas apakah mayat itu korban tindak pidana atau bukan, tapi yang jelas ini bukan pertama kalinya seorang Youtuber di Korea Selatan menemukan mayat di bangunan terbengkalai.

Pada Februari 2019, sebuah mayat ditemukan di sebuah rumah sakit terbengkalai di Gwangju. Lalu Desember 2020, seorang Youtuber yang mengunjungi sebuah rumah terbengkalai di Wonju, Provinsi Gangwon, menemukan satu mayat dan melaporkannya ke aparat berwenang.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy