Meulaboh – Korban banjir di Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, memperoleh bimbingan trauma healing dari psikolog. Kegiatan ini digelar Pemkab Aceh Barat dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97, Senin, 22 Desember 2025.
“Kami menghadirkan psikolog dan menyerahkan 17 paket bantuan bagi ibu hamil yang didistribusikan ke beberapa desa terdampak, yakni Desa Jambak, Lawet, Lango, dan Canggai,” ujar Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Barat Afrinda Novalia dikutip dari Laman Pemkab Aceh Barat.
Menurutnya, kegiatan itu bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi psikologis masyarakat, khususnya kelompok rentan pascabanjir.
“Agenda trauma healing ini diharapkan mampu membantu proses pemulihan luka batin masyarakat, terutama anak-anak, ibu hamil, dan lansia yang mengalami tekanan psikologis akibat bencana banjir,” ujarnya.
Menurut Afrinda, trauma healing merupakan proses penyembuhan akibat pengalaman traumatis seperti bencana alam, kehilangan, maupun tekanan emosional lainnya yang memengaruhi emosi, pikiran, dan perilaku.
“Melalui pendekatan ini, diharapkan korban dapat kembali menemukan keseimbangan mental dan menjalani kehidupan secara normal tanpa bayang-bayang trauma masa lalu.”
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlimdungan Anak dan Keluarga Berencana Aceh Barat, Abdullah, mengatakan pada kegiatan tersebut, anak-anak diajak belajar sambil bermain melalui berbagai aktivitas edukatif dan permainan interaktif.
Metode itu dinilai efektif untuk membantu anak mengekspresikan perasaan mereka dengan cara yang menyenangkan dan aman.
“Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan holistik, tidak hanya pada aspek fisik, tetapi juga kesehatan mental masyarakat pascabencana.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy