Takengon – Warga di 17 kampung dalam kecamatan Celala saat ini masih terisolir. Masyarakat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah agar berupaya membuka akses jalan Celala – Nagan Raya sebagai jalur alternatif untuk pemenuhan kebutuhan pokok.
“Sejak jalur darat terputus, masyarakat di sini (17 kampung) selama ini memilih jalur menuju Kabupaten Nagan Raya untuk membeli bahan pokok dan BBM karena jarak lebih memungkinkan dari pada ke Takengon serta harga terjangkau,” kata Reje Paya Kolak, kepada Line1.News, Senin, 15 Desember 2025.
Saat ini, sebut Reje, jalur menuju Nagan Raya hanya dapat dilalui kendaraan roda dua. Sementara itu, kondisi jalan dari Nagan Raya ke Beutong sudah dapat diakses. Namun tantangan utama berada pada ruas dari Celala yang masih tertutup longsor di beberapa titik.
“Kemarin kami sama pak bupati Haili Yoga serta sejumlah reje di kecamatan Celala sudah meninjau lokasi perbatasan antara Celala dan Kabupaten Nagan Raya, sekaligus mengidentifikasi titik-titik longsor yang perlu segera ditangani,” ucapnya.
Menanggapi laporan masyarakat, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan mengerahkan alat berat untuk membuka akses jalan tersebut, namun terkendala ketersedian BBM untuk operasional dilapangan.
“Nanti kita kerahkan alat berat tapi kendala BBM. Untuk itu, kami harapkan kepala BNPB dilaksanakan oleh masyarakat yang memiliki alat berat mengerjakan ini, semua terkait administrasi dan pembiayaan akan dibantu dan difasilitasi oleh pemerintah,” harap Haili Yoga.
Upaya pembukaan akses Celala ke Nagan Raya ini diharapkan menjadi solusi nyata untuk memulihkan aktivitas ekonomi dan distribusi kebutuhan pokok masyarakat Celala yang selama beberapa pekan terakhir terdampak keterisolasian.


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy