Lhoksukon – Sebagai garda terdepan dalam pemberdayaan masyarakat dan pengendalian penduduk, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMPPKB) Aceh Utara terus berupaya menekan angka stunting. Kali ini, giliran calon pengantin (catin) di Kecamatan Paya Bakong yang mendapatkan bekal ilmu melalui program Dashat atau Dapur Sehat Atasi Stunting.
Bertempat di balai Kecamatan Paya Bakong, DPMPPKB Aceh Utara menggandeng Persatuan Ahli Gizi (Persagi) untuk memberikan edukasi praktis kepada para catin. Tim ahli gizi memberikan pelatihan intensif tentang menu makanan bergizi yang ideal untuk ibu hamil, ibu menyusui, serta anak usia dua dan lima tahun.
Muhd Azhar, Kabid Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DPMPPKB Aceh Utara, menegaskan bahwa edukasi Dashat kepada catin merupakan investasi jangka panjang untuk mewujudkan generasi emas Aceh Utara yang bebas stunting.
“Edukasi Dashat kepada catin ini adalah langkah strategis. Kami ingin memastikan bahwa mereka memiliki pengetahuan yang cukup tentang gizi sejak awal, sehingga mampu mempersiapkan makanan yang bergizi dan sesuai dengan kebutuhan keluarga mereka,” ujar Muhd Azhar kepada Line1.News, 02 Oktober 2025.
Lebih lanjut, Muhd Azhar menjelaskan bahwa DPMPPKB Aceh Utara tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mendorong para catin untuk memanfaatkan sumber pangan lokal yang ada di sekitar mereka.
“Kami ingin para catin memahami bahwa makanan bergizi tidak harus mahal. Dengan memanfaatkan sumber pangan lokal yang ada, mereka bisa menciptakan menu yang sehat, enak, dan terjangkau,” tambahnya.
DPMPPKB Aceh Utara berkomitmen untuk terus melakukan berbagai upaya dalam menekan angka stunting di Aceh Utara, mulai dari edukasi kepada catin, ibu hamil, ibu menyusui, hingga pendampingan kepada keluarga yang memiliki anak berisiko stunting.*


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy