Nvidia akan Bangun Pusat Infrastruktur AI Ramah Lingkungan di Malaysia

Perdana Menteri Malaysia
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim bersama CEO Nvidia Jensen Huang dan Managing Director YTL Power Yeoh Seok Hong pada Desember 2023. Foto: X @anwaribrahim

Kuala Lumpur – Malaysia meneken kesepakatan pembangunan pusat infrastruktur kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dengan Nvidia, perusahaan teknologi multinasional Amerika Serikat.

Menteri Investasi Malaysia Zafrul Abdul Aziz mengatakan penandatanganan tersebut bertujuan mengembangkan infrastruktur AI menggunakan energi ramah lingkungan dengan nilai investasi 10 miliar ringgit.

“Proyek besar ini mencakup pengembangan pusat data AI, penggunaan unit pemrosesan grafis (GPU) Nvidia yang canggih, dan yang terpenting, penciptaan model bahasa publik (LLM) berdaulat Malaysia sendiri,” ujarnya dalam sebuah postingan di platform X hari ini, Sabtu, 26 Juli 2025, dilansir Bernama.

Penandatanganan kolaborasi itu dilakukan antara Nvidia Corporation dengan YTL Power International Bhd, anak perusahaan YTL Corporation Bhd.

Zafrul mengatakan YTL juga akan membangun ekosistem AI bekerja sama dengan mitra teknologi, pemasok, dan kontraktor lokal.

Kolaborasi itu, sebut dia, membuktikan bahwa setiap diskusi dan pertemuan Perdana Menteri Anwar Ibrahim di tingkat internasional tidak hanya membuahkan hasil, tetapi juga membuka jalan bagi dimulainya investasi yang akan mengubah lanskap ekonomi dan teknologi negara.

Kerja sama tersebut juga menindaklanjuti pertemuan Anwar dengan Chief Executive Officer Nvidia Corporation Jensen Huang dan Managing Director YTL Power Datuk Yeoh Seok Hong pada Desember 2023.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy