Basarnas Evakuasi Dua Penumpang Kapal Pesiar di Perairan Aceh

Basarnas Banda Aceh evakuasi penumpang kapal pesiar
Tim SAR Gabungan mengevakuasi penumpang Kapal Pesiar di Perairan Selat Benggala. Foto: Basarnas Banda Aceh

Banda Aceh – Basarnas Banda Aceh melakukan medical evacuation (madevac) terhadap dua penumpang Kapal Pesiar Mein Shiff 6 yang mengalami sakit di perairan Selat Benggala, Aceh Besar, Sabtu, 10 Mei 2025.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh, Al Hussain mengatakan kedua penumpang yang sakit itu Hebert Ronald (88), warga negara Jerman, dan Yulia (43), warga Rusia.

“Hebert Ronald mengalami sakit hipertensi dan diabetes. Sedangkan Yulia itu mengalami mimisan dalam keadaan hamil 15 minggu. Sehingga perlu dievakuasi ke darat,” kata Al Hussain kepada wartawan.

Al Hussain menjelaskan Kapal Pesiar Mein Shiff 6 berlayar dari Port Klang Malaysia menuju Afrika. Dalam pelayaran, kata dia, Basarnas mendapatkan informasi dua penumpang harus dievakuasi ke darat karena sakit.

Dia menyebut pelaksanaan operasi SAR dimulai pada pukul 17.45 waktu Aceh dengan menggunakan KN SAR Kresna 232 menuju titik intercept untuk proses evakuasi kedua korban.

Menurut Al Hussain, selama di atas kapal korban dilakukan pemeriksaan oleh Balai Karantina Kesehatan Kelas I Banda Aceh dan dinyatakan bebas dari penyakit menular serta berbahaya.

Kedua korban langsung dievakuasi Tim SAR ke Kapal KN SAR Kresna 232 dan dibawa ke Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh

“Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Zainal Abidin Banda Aceh untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” ucapnya.[]

 

 

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy