Ratusan Proyek di Aceh Masuk RPJM Nasional 2025-2029, Ini Kata Ampon Man

Teuku Kamaruzzaman atau Ampon Man
Juru Bicara Mualem-Dek Fad, Teuku Kamaruzzaman atau Ampon Man. Foto: Fakhrurrazi/Line1.News

Banda Aceh – Presiden RI Prabowo Subianto mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional 2025-2029.

Dilihat Line1.News, Selasa, 29 April 2025, pemerintah pusat menetapkan ratusan pembangunan yang masuk dalam RPJM Nasional. Dalam Perpres tersebut, pembangunan dan pengembangan tersebut dibagi dalam beberapa kategori.

Di antaranya, kawasan pertumbuhan, kawasan komoditas unggulan, kawasan swasembada pangan, air, dan energi, kawasan afirmasi dan kawasan konservasi/rawan bencana.

Salah satu yang masuk dalam RPJM Nasional adalah perencanaan dan penyiapan pembangunan jembatan spiral Geureute pada lintas Jalan Nasional Banda Aceh–Calang. Proyek ini masuk kategori kawasan swasembada pangan dan energi pesisir barat Aceh.

Pada kawasan swasembada air dan energi dataran dan energi tinggi Gayo, yaitu pembangunan infrastruktur pemantauan kualitas air di sungai dan danau, terutama pada Danau Laut Tawar dan DAS Peusangan, hingga pembangunan infrastruktur PLTS Apung Danau Laut Tawar.

Pengembangan KEK Arun Lhokseumawe seperti sektor industri prioritas, hilirisasi kelapa sawit, hilirisasi kelapa, industri makanan dan minuman, industri kimia, industri kosmetik dan farmasi, dan industri energi dan green hydrogen.

Sementara itu, kawasan konservasi Taman Nasional (TN) Gunung Leuser juga masuk dalam RPJM Nasional, berupa perlindungan, pemulihan, pengelolaan ekosistem dan area bernilai keanekaragaman hayati tinggi hingga penguatan pengelolaan hutan lestari.

Juru Bicara Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Teuku Kamaruzzaman atau Ampon Man mengatakan sejumlah program masuk RPJM Nasional adalah bentuk dukungan pemerintah pusat untuk Aceh.

“Saya kira adalah bentuk lain dukungan pemerintah pusat yang saat ini dipimpin Presiden Prabowo Subianto untuk rakyat Aceh,” kata Ampon Man kepada Line1.News, Selasa, 29 April 2025.

Ampon menuturkan Gubernur-Wagub Aceh, Mualem-Dek Fad, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat soal beberapa program penting Aceh dalam RPJM Nasional 2025-2029.

“Ini semua pastinya pertumbuhan ekonomi Aceh di masa depan dan akan mempercepat Aceh keluar dari posisi provinsi miskin,” ujar dia.

Dia menambahkan program Aceh yang masuk dalam RPJM Nasional itu dananya bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN)

“Jika ada tindak lanjut yang diperlukan dari Aceh pasti Mualem Dek Fad akan menindaklanjutinya sesuai kebutuhan dan ketentuan yang ada,” pungkasnya.[]

 

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy