Putra Aceh Pimpin Pusat Pengembangan Perpustakaan Perpusnas

Putra Aceh Pimpin Pusat Pengembangan Perpustakaan Perpusnas
Dr. Taufiq A Gani, S.Kom, M.Eng.Sc (kanan) usai dilantik sebagai Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Madrasah dan Perguruan Tinggi (P3SMPT), sebuah unit kerja eselon IIA di Perpustakaan Nasional RI. Foto: Istimewa

Jakarta – Pelaksana Tugas Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia, Profesor Aminudin Azis melantik Taufiq A Gani sebagai Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Madrasah dan Perguruan Tinggi (P3SMPT), Rabu, 16 Oktober 2024.

P3SMPT merupakan sebuah unit kerja eselon IIA di Perpusnas. Taufiq dilantik dalam kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, dan jabatan fungsional di lingkungan Perpusnas RI.

Baca Juga: Rp106,4 Miliar untuk Aceh: Perpusnas Dorong Pengembangan Perpustakaan dan Literasi

Sebelumnya, putra Aceh ini memangku jabatan Kepala Pusat Data dan Informasi Perpusnas sejak Mei 2021, setelah terpilih lewat seleksi terbuka. Selama 3,5 tahun memimpin, Taufiq membawa Perpusnas mendapatkan penghargaan kategori terbaik untuk kementerian/lembaga yang mengimplementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Satu Data Indonesia.

Sebelum berkarier di Perpusnas, Taufiq pernah menjabat sebagai Kepala Perpustakaan Universitas Syiah Kuala (USK) dan USK Press. Ia membantu kedua lembaga ini mendapatkan penghargaan nasional dan internasional.

Baca Juga: Hore, Simeulue Punya Gedung Perpustakaan Baru!

Aminuddin dalam sambutannya mengatakan di sebuah organisasi, alih tugas merupakan sesuatu yang alamiah dan wajar terjadi. Dia mengingatkan Perpusnas sebagai lembaga pelayanan masyarakat. “Maka dari itu kepentingan masyarakat harus didahulukan, bukan pejabat yang dilayani melainkan sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk melayani masyarakat,” ujarnya.

Khusus kepada Taufiq ia berpesan untuk menjalin hubungan kemitraan dengan kementerian terkait, yaitu pendidikan dan agama. Apalagi, kata Aminuddin, dinamika kepemimpinan nasional ke depan akan memecahkan kementerian pendidikan menjadi beberapa kementerian.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy