Habib Ali Zaenal Abidin Al Hamid Isi Tabligh Akbar di Lapangan Hiraq Lhokseumawe Malam Ini

IMG 20241014 152422
Foto: Istimewa

Lhokseumawe – Pimpinan Majelis Taklim atau Pesantren Darul Murtadza, Malaysia, Habib Ali Zaenal Abidin Al Hamid, akan mengisi tabligh akbar di Lapangan Hiraq, Kota Lhokseumawe, Senin, 14 Oktober 2024, malam ini. Sejumlah Habaib dan ulama lainnya juga akan menghadiri tabligh akbar itu.

Amatan Line1.News, Senin siang, panitia sudah mendirikan sebuah panggung di Lapangan Hiraq untuk kegiatan tersebut.

“Acara akan dimulai setelah Magrib [malam ini],” kata Ustaz Reza Kurniawan, salah satu tim panitia kegiatan tersebut, dikonfirmasi via Whatsapp, Senin, pukul 15.20 WIB.

Dalam sebuah video dilihat Line1.News, dai kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) ikut menyampaikan tentang kegiatan tersebut.

“Ambil keberkahan yang luar biasa, hadir dalam acara Tabligh Akbar dan Majelis Al Mashad bersama Habib Ali Zaenal Abidin Al Hamid dari Malaysia, Kyai Haji Mufti Ahmad Nasihin dari Medan, dan para alim ulama dari Aceh dan luar Aceh. Yang insya Allah, catat tanggal baik-baik, hari Senin malam Selasa, 14 Oktober 2024, di Lapangan Hiraq Kota Lhokseumawe,” kata UAS.

UAS melanjutkan, “Ambil berkahnya, hidupkan semaraknya, ajak semua sanak keluarga. Mudah-mudahan kita selalu dalam rahmat Allah SWT. Berkah selalu”.

Informasi dihimpun Line1.News, Habib Ali Zaenal Abidin Al Hamid dikenal sebagai ulama dan pendakwah dengan ilmu luas serta berakhlak lembut.

Habib Ali Zaenal Abidin Al Hamid lahir di Jawa Timur pada tahun 1974. Ia berasal dari keluarga sederhana yang hidup di sebuah perkampungan yang terdapat pondok pesantren.

Pada usia 21 tahun, putra dari Habib Abu Bakar bin Salim Al Hamid itu berangkat ke Tarim, Hadramaut, Yaman, untuk menuntut ilmu. Habib Ali berguru kepada Pimpinan Dar Al Mustafa (Pesantren Darul Musthofa), Habib Umar bin Hafidz, dan banyak Al Habib lainnya di Hadhramaut.

Selanjutnya, Habib Ali menempuh pendidikan selama lima tahun di Universitas Al Azhar, Mesir, hingga menerima ijazah dalam jurusan ‘Islamic Legislation and Law’. Selama di Mesir, Habib Ali juga mengasah kemahiran berdakwah.

Habib Ali kemudian melanjutkan pendidikan dalam jurusan Al-Qur’an dan Sunnah di Universiti Islam Antarabangsa (UIA), Malaysia.

Pada tahun 2004, pendiri Darul Murtadza di Malaysia, Habib Abdul Qadir Al Jufri, meminta Habib Ali Zaenal Abidin Al Hamid untuk mengasuh pesantren itu. Sebab, Habib Al Jufri berpindah ke Kota Tinggi, Johor.

Sejak saat itu, Habib Ali terus mengembangkan Darul Murtadza sampai sekarang dengan jumlah jemaah semakin banyak.[]

 

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy