Takengon – Tujuh dari 14 kecamatan di Aceh Tengah masih terisolasi usai banjir bandang dan longsor pada Selasa, 25 November 2025, lalu.
Kepala Dinas Kominfo Aceh Tengah Mustafa Kamal menyebutkan tujuh kecamatan tersebut: Linge (26 desa), Rusip Antara (16 desa), Ketol (11 desa), Silih Nara (3 desa), Bintang (24 desa), Kute Panang (3 desa), dan Celala (17 desa).
Hingga kini, kata dia, 61.997 warga di 98 desa tersebut sangat membutuhkan bantuan beras, makanan cepat saji, selimut, telur, obat-obatan, perlengkapan bayi, kain sarung, tenda, matras, BBM, minyak goreng, dan gula.
Selain itu, tambah Mustafa, kebutuhan yang diperlukan sekarang di Aceh Tengah berupa air bersih 100 kubik per hari dan BBM untuk genset 250 liter per hari.
Sementara untuk penanganan kesehatan, dibutuhkan bahan perban, kasa steril, infus set dan cairan infus, BHP untuk bahan cuci darah 28 pasien per hari, oksigen 200 tabung, oksigen cair lima ton untuk setiap bulannya dan obat-obatan standar seperti antibiotik dan analgetik.
Baca juga: Instalasi dan Sumber Air Bersih PDAM Tirta Tawar Aceh Tengah Rusak Berat
Mustafa juga menyebutkan 74 jembatan rusak, terdiri dari 57 jembatan kabupaten, 2 jembatan provinsi dan 15 jembatan nasional. Sebanyak 59 ruas jalan ikut terputus.
Bencana juga menyebabkan 22 orang meninggal dunia, 24 orang masih hilang, 2.218 rumah rusak, dan 38.057 warga harus mengungsi.
Tak hanya itu, 13 bangun sekolah ikut rusak, terdiri dari 9 SD dan 4 SMP. Lalu fasilitas kesehatan seperti Puskesmas 3 unit, Polindes 33 unit, dan Pustu 3 unit.
“Kita telah mendirikan posko sebanyak 108 titik di 13 kecamatan, dan akibat bencana ini ada 25 objek wisata dan restoran rusak,” ujarnya, Kamis, 4 Desember 2025.
Mustafa berharap perbaikan jalan penghubung provinsi ke kabupaten dan dari kabupaten ke jalur kecamatan segera diselesaikan agar arus distribusi bantuan ke kecamatan yang masih terisolasi berjalan lancar.
“Kita juga berharap [pemerintah pusat] menyiagakan helikopter di daerah untuk mendistribusikan bahan pangan dan logistik ke daerah-daerah yang terisolir.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy