Jakarta – Masyarakat mendesak Presiden Prabowo Subianto memecat Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah dari jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.
Desakan itu disuarakan lewat petisi Copot Gus Miftah dari Jabatan Utusan Khusus Presiden di laman change.org. Petisi yang dimulai sejak Rabu, 4 Desember 2024, itu kini telah diteken 54.268 orang hingga Kamis sore, 5 Desember 2024.
“3 Desember 2024, hari di mana netizen tanah air merasakan perih, sakit hati yang mendalam atas apa yang terjadi pada bapak penjual es teh, bapak yang berjuang untuk keluarganya diperlakukan secara tidak hormat dan manusiawi oleh seorang pemuka agama, Gus Miftah,” tulis Dika Prakasa yang membuat petisi tersebut.
“Dalam video yang beredar di internet, tampak bapak penjual es teh ditertawakan oleh semua orang yang ada di acara tersebut ketika Gus Miftah menghina beliau dengan kalimat “yo kono didol, goblok”, dalam bahasa Indonesia “ya sana dijual goblok”,” tulisnya.
Terlepas dari pro dan kontra, tulis Dika, rasanya tidak pantas seorang yang banyak berbicara tentang agama mengucapkan kalimat kasar yang ditujukan untuk seseorang di depan umum.
Sebelum peristiwa itu, kata dia, Miftah juga sudah menjadi perbincangan publik atas tindakan kontroversialnya memperlakukan sang istri.
“Seperti yang kita ketahui, saat ini Gus Miftah menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden di pemerintahan yang dipimpin oleh bapak Prabowo Subianto. Publik tentu mempertanyakan apakah jabatan tersebut layak diterima oleh pribadi yang kerap membuat kegaduhan di masyarakat,” tulis Dika.
Atas dasar peristiwa ini, tambah Dika, dia membuat petisi agar masyarakat mau meluangkan waktunya untuk memberikan tanda tangan supaya Prabowo mempertimbangkan kembali jabatan yang diberikan ke Gus Miftah.
Menurut dia, Prabowo menghargai masyarakat yang bekerja secara halal.
“Tapi sekarang, salah satu utusan bapak memberikan contoh sebaliknya. Jika ini terus dibiarkan, secara tidak langsung pemerintahan yang bapak pimpin ikut tercoreng. Apa yang dilakukan oleh Gus Miftah adalah gambaran karakter beliau, karena hal seperti ini sudah terjadi beberapa kali. Untuk itu, agar jajaran bapak sejalan dengan bapak, segera copot Gus Miftah!”
Peristiwa Miftah mengolok-olok pedagang es tersebut dalam acara Magelang Bersholawat. Seorang pedagang es teh dan air mineral kemasan hadir di acara tersebut dan berdiri di antara para jemaah.
Dagangannya dibawanya di atas kepalanya. Sebagian yang hadir di acara itu berteriak meminta Miftah memborong dagangan pria yang menyaksikan dakwah sambil berdiri itu. Namun, Miftah nyeletuk mengolok-olok pedagang minuman itu.
“Es tehmu masih banyak tidak? Masih? Ya sana jual go***!” celetuk Miftah pakai bahasa Jawa yang disambut tawa mereka yang sepanggung dengan dirinya, dikutip dari YouTube PCNU Kabupaten Magelang, Selasa, 3 Desember 2024.
Penjual es itu hanya bisa terdiam diolok-olok Miftah. Tangan kanannya yang tadinya memegang tatakan es teh dan air mineral kemasan dagangannya diturunkannya. Bapak penjual es teh itu pun menghela napas.
Diketahui, selepas viralnya kejadian itu, Miftah telah menemui tukang es tersebut. Sebelumnya, tukang es itu juga memperoleh bantuan dari netizen yang iba akan perlakukan Miftah terhadapnya.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy