Lhoksukon – Di Keude Sampoinet, Lhok Iboih, Baktiya Barat, Aceh Utara, ada satu jenama kue dan roti yang telah eksis di pasaran selama 25 tahun. Namanya ‘Cap Kelapa’.
Usaha aneka kue dan roti ini digawangi Yauhari, 54 tahun. Dia bercerita, awalnya Cap Kelapa memiliki ragam penganan yang diproduksi, termasuk kue-kue tradisional. Namun, masalah finansial menerpa Cap Kelapa sehingga jumlah produk dikurangi.
“Dulunya usaha ini memiliki banyak produk, seperti wajik bandung dan dodol. Namun karena keterbatasan dana, kami terpaksa mengurangi jumlah produk,” ujar Yauhari di Lhok Iboh, Selasa, 21 Januari 2025.
Walaupun berkurang, Cap Kelapa terus mengeluarkan produk karena brand ini menjadi sumber mata pencaharian utama keluarga Yauhari. Kini, Cap Kelapa punya banyak produk andalan seperti akar kelapa (ukheu u), kue khap, dan kipang yang terus diproduksi.
Yauhari berharap ke depan Cap Kelapa terus berkembang menjadi lebih besar lagi. “Dengan tempat produksi yang lebih baik dan lebih banyak karyawan, tentu dengan modal yang cukup untuk mendukung operasional.”
Melihat sepak terjang keluarga Yauhari membangun brand Cap Kelapa selama puluhan tahun, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KNN) Universitas Malikussaleh (Unimal) Kelompok 206, berinisiatif membantu.
Kelompok 206 yang yang diketuai Aswin Hendriawan, memberikan spanduk untuk dipasangkan di depan tempat usaha produksi Cap Kelapa.
Selain itu, Aswin dan teman-temannya juga membantu Yanuar menyiarkan bisnisnya ke dunia digital sehingga dapat menjangkau konsumen lebih luas. Caranya, dengan mendaftarkan Cap Kelapa sebagai UMKM di Google Maps agar lebih mudah ditemukan calon konsumen dan pelanggan setianya.
Mahasiswa berharap Cap Kelapa tidak hanya bertahan tetapi juga terus berkembang untuk memperkenalkan kue dan roti tradisional khas Indonesia kepada lebih banyak orang di masa depan.
“Serta menjadi bagian dari pelestarian kuliner lokal yang dapat dinikmati oleh generasi mendatang. Dengan semangat dan dedikasi keluarga yang kuat, usaha ini bertekad untuk terus berinovasi dan memberikan produk terbaik.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy