TNI AU Terima 3 Jet Tempur Buatan Prancis Awal Tahun Depan

Jet tempur Rafale
Dassault Rafale C milik Angkatan Udara Prancis di Paris Airshow 2015. Foto: Flickr.com

Jakarta – TNI Angkatan Udara bakal menerima tiga jet tempur buatan perusahaan Perancis, Rafale, awal tahun depan.

“Rencananya antara Februari atau Maret [2026], kami akan menerima batch pertama tiga pesawat dulu,” ujar Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu, 13 September 2025, dilansir Antara.

Setelah itu, pada tahap kedua April 2026, TNI AU akan menerima tiga pesawat dan terus berlanjut hingga total pembelian sebanyak 42 pesawat.

Pesawat-pesawat tempur Rafale itu, kata dia, akan menambah kekuatan pertahanan udara TNI AU yang sebelumnya telah diperkuat beberapa pesawat tempur, seperti T-80, Hawk 100/200, Sukhoi Su-30, dan F-16.

Untuk memastikan jet tempur tersebut bisa beroperasi dengan baik, Tonny mengatakan TNI AU telah menyiapkan infrastruktur perawatan pesawat hingga petugas teknisi khusus untuk operasional pesawat Rafale.

Indonesia sendiri tercatat sebagai salah satu pelanggan pesawat tempur jenis Rafale yang diproduksi Prancis. Kementerian Pertahanan RI telah memborong sebanyak 42 jet tempur Rafale buatan Dassault Aviation Prancis setelah kontrak pembelian tahap ketiga untuk 18 unit terakhir efektif.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan yang kala itu dijabat Brigadir Jenderal TNI Edwin Adrian Sumantha menyampaikan kontrak efektif itu menjadi dasar Dassault Aviation mulai memproduksi 18 unit terakhir jet tempur Rafale pesanan Indonesia.

“Kemenhan RI sebelumnya telah mengefektifkan kontrak pengadaan tahap pertama dengan Dassault Aviation pada September 2022 sejumlah enam unit dan Agustus 2023 sejumlah 18 unit. Totalnya pengadaan pesawat tempur Rafale oleh Kementerian Pertahanan RI berjumlah 42 unit,” kata Edwin.

Pembelian jet tempur Rafale merupakan satu dari lima kerja sama baru di bidang pertahanan yang disepakati usai pertemuan Prabowo Subianto, saat menjadi Menteri Pertahanan, dengan Menteri Angkatan Bersenjata Republik Prancis Florence Parly di Jakarta pada Kamis, 10 Februari 2022.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy