Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan siklon tropis senyar yang menyebabkan hujan terus menerus di wilayah Aceh dan Sumatra segera meninggalkan Indonesia.
“Iya, benar (siklon tropis senyar bergerak menjauhi wilayah Indonesia),” kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM), Nabila, dikonfirmasi Line1.News, Jumat, 28 November 2025.
Berdasarkan data di-update pada pukul 06.00 waktu Aceh, pusat sirkulasi ex-siklon tropis senyar terdeteksi di sekitar 3.83° Lintang Utara, 101.86° Bujur Timur di sekitar daratan Pahang, Malaysia, sebelah timur Sumatra Utara.
Adapun kecepatan angin maksimum di sekitar sistem 25 knot atau 46 km/jam yang terpantau di kuadran timur laut hingga timur sistem dan tekanan minimum sekitar 1007 hPa.
“Berdasarkan pengamatan citra satelit dalam 12 jam terakhir aktivitas konvektif mengalami pelemahan dengan area deep convection mulai menghilang,” ucapnya.
Nabila menyebut BMKG memprakirakan curah hujan di Aceh akan berkurang dalam beberapa hari ke depan. Kendati demikian, Aceh masih dilanda hujan ringan di beberapa daerah.
“Namun perlu diperhatikan bahwa wilayah Aceh masi berada di musim penghujan sehingga masyarakat diimbau tetap waspada terhadap hujan disertai dengan angin kencang dan kilat atau petir,” katanya.
Nabila menyampaikan hingga saat ini terdapat 17 kabupaten dan kota yang terkena dampak banjir. Mulai Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang, Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Utara, Aceh Tenggara, Aceh Besar, Aceh Tengah, Subulussalam, dan Gayo Lues.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy