Satu Alat Deteksi Tsunami Hilang di Teluk Benggala, Diduga Hanyut ke Indonesia

Alat deteksi tsunami hilang di Perairan Selat Benggala
Alat deteksi tsunami hilang di Perairan Selat Benggala. Foto: BMKG

Banda Aceh – Satu alat pendeteksi tsunami atau Buoy Tsunami milik Pemerintah India, yang dipasang di Perairan Teluk Benggala, dilaporkan hilang terbawa arus.

“Buoy Tsunami India yang semula terpasang di Teluk Benggala India, yang diduga hanyut menuju ke perairan Indonesia,” kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin, kepada Line1.News, Jumat, 2 Mei 2025.

Andi menjelaskan alat deteksi tsunami yang dipasang di Samudera Hindia itu, terakhir terlihat 30 April 2025 pada koordinat 6.184944444 LU dan 89.52822222 BT.

Menurutnya, hingga kini, ada sekitar 15 unit alat tersebut yang terpasang di Samudera Hindia. Kehilangan satu alat itu, sedikit berpengaruh ke informasi pendeteksian tsunami.

“Buoy tersebut sangat penting untuk deteksi tsunami di kawasan Samudera Hindia,” jelas Andi.

Andi mengimbau kepada seluruh stakeholder, nelayan, pelaku pelayaran, serta masyarakat umum, apabila melihat alat detesi itu untuk melaporkan kepada kantor BMKG terdekat.

“Bagi yang menemukan, mohon untuk dapat diamankan dan dilaporkan kepada BMKG,” pungkasnya.[]

 

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy