Polisi Tak Temukan Praktik Pengoplosan BBM di Gudang yang Digerebek Intelijen Kodam IM

Pengecekan TKP gudang yang digerebek tim intelijen Kodam IM
Polisi mengecek gudang yang digerebek tim intelijen Kodam IM. Foto: Humas Polresta Banda Aceh

Banda Aceh – Polresta Banda Aceh menyatakan tak menemukan dugaan pengoplosan elpiji dan BBM ilegal di gudang Gampong Ateuk Jawo, Kecamatan Baiturrahman, yang digerebek tim intelijen Kodam Iskandar Muda (IM) pada Jumat dini hari, 23 Mei 2025.

Selain itu, dari hasil penyelidikan, polisi juga tidak menemukan adanya tindak pidana yang terjadi.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh Kompol Fadilah Aditya Pratama, setelah menerima informasi penggerebekan tersebut, polisi langsung menuju ke lokasi untuk memeriksa lebih lanjut.

Di gudang itu, polisi juga meminta keterangan dari beberapa orang. Dari hasil pemeriksaan, kata Fadilah, diketahui gudang itu memiliki izin usaha penyimpanan gas dan minyak atas nama PT Bintang Prima Tritama.

“Terkait khusus pangkalan gas ini, izinnya akan kita koordinasikan ke SPPBE (Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji) karena hal tersebut administratif,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu, 24 Mei 2025.

Dari pengecekan polisi, tabung gas di gudang itu jenis nonsubsidi, tak ada tabung gas melon atau elpiji tiga kilogram. Keterangan para saksi, gas elpiji nonsubsidi ini dibeli dari Tanjung Morawa, Medan.

“Kalau dugaan pengoplosannya dari Medan, itu TKP-nya di Medan, bukan di sini. Saat ini kita tidak bisa berasumsi atau menduga gas ini dioplos dari Medan, karena gak ada bukti kuat,” ujar Fadilah.

“Tidak ada pidananya, selama itu nonsubsidi tidak ada pidananya. Sesuai fakta di lapangan juga tidak ditemukan adanya pengoplosan gas,” imbuhnya.

Baca juga: Ribuan Tabung Gas Ragam Ukuran dan 4 Ton BBM Ilegal Disita di Banda Aceh

Sementara empat ton BBM Pertalite dan Avtur dalam gudang tersebut milik oknum TNI. Polisi akan mendalami dan berkoordinasi hal ini ke Polisi Militer Kodam IM.

“Dugaan penimbunan BBM jenis Pertalite juga akan kita dalami lebih lanjut.”

Sebelumnya, Tim Gabungan Kodam Iskandar Muda menyebutkan mereka menggerebek gudang pengoplosan gas elpiji dan BBM di Gampong Ateuk Jawo.

Penggerebekan itu bermula dari informasi tentang truk yang diduga mengangkut elpiji ilegal dari Medan menuju Banda Aceh.

Informasi tersebut ditindaklanjuti Dandeninteldam IM dan dilaporkan kepada Asisten Intelijen Kasdam IM Kolonel Kav Depri Rio Saransi, lalu diteruskan kepada Pangdam Iskandar Muda Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal. Niko pun memerintahkan anak buahnya bertindak cepat.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy