Persiraja Banda Aceh Dukung Penerapan VAR di Liga 2 Musim 2025/2026

Sekum Persiraja Banda Aceh Rahmat Djailani
Sekretaris Umum Persiraja Banda Aceh Rahmat Djailani. Foto: Istimewa

Banda Aceh – Tim Persiraja Banda Aceh mendukung rencana penerapan teknologi Video Assistant Referee atau VAR di kompetisi Liga 2 Indonesia mulai musim 2025/2026.

Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani, menilai penggunaan VAR akan sangat membantu wasit dalam mengambil keputusan yang lebih akurat di lapangan.

“Kami mendukung penuh penggunaan VAR di Liga 2. Ini akan membantu wasit dalam mengambil keputusan yang lebih tepat dalam pertandingan,” kata Rahmat kepada wartawan, Kamis, 15 Mei 2025.

Meski demikian, Rahmat menekankan pentingnya pelatihan yang memadai bagi para wasit agar dapat mengoperasikan teknologi tersebut dengan benar. “Jadi wasit juga harus dilatih dengan benar tentang penggunaan VAR,” ujarnya.

Rahmat menilai penerapan VAR di Liga 2 merupakan langkah maju dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme kompetisi sepak bola di Indonesia.

Menurutnya, dengan dukungan dari klub-klub seperti Persiraja, diharapkan implementasi teknologi ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola nasional.

Dia memastikan kandang klub yang berjulukan Laskar Rencong itu, yakni Stadion Harapan Bangsa dan Stadion H. Dimurthala Lampineung tidak ada kendala untuk menerapkan teknologi VAR.

“Stadion kita di Aceh, Alhamdulillah untuk penggunaan VAR sudah lebih dari siap. Jadi tidak ada masalah, kalau pun main di Stadion H. Dimurthala, atau kita pakai Stadion Harapan Bangsa, kedua stadion ini sudah sesuai standar. Termasuk ada ruangan khusus untuk VAR,” ucapnya.

Diketahui, PT Liga Indonesia Baru (LIB) memastikan bakal menggunakan teknologi VAR untuk kompetisi Liga 2 musim 2025/2026. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen untuk mewujudkan pertandingan yang semakin fair dan transparan.

Selama ini VAR baru digunakan kompetisi Liga 1. Mulai musim depan, Liga 2 juga akan menggunakannya. Semua pertandingan akan memakai teknologi yang sama. Keputusan ini menjadikan Liga 2 lebih setara secara standar dengan Liga 1 yang sudah lebih dulu mengadopsi VAR sejak awal musim 2024/25.[]

 

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy