London – Klub Liga Inggris Manchester United mem-PHK manajer Ruben Amorim di tengah paruh musim 2025-2026.
Amorim dipecat pada Senin sore waktu setempat, 5 Januari 2026. Sehari sebelumnya, Amorim memimpin anak-anak asuhnya menjalani kontra Leeds United yang berakhir imbang 1-1.
Komentar pedas Amorim selepas laga melawan Leeds diduga menjadi alasan dirinya di-PHK. Dia kecewa karena hanya dianggap sebagai pelatih dan bukan manajer di Old Trafford.
Amorim mengungkapan dirinya datang ke Old Trafford dengan mandat jelas sebagai manajer. Ia menolak diklasifikasikan hanya sebagai pelatih yang bertanggung jawab atas sesi latihan dan pertandingan.
Pelatih asal Portugal itu juga mengisyaratkan adanya ketegangan internal terkait pembagian peran. Amorim menilai setiap departemen harus menjalankan tugasnya secara profesional.
“Saya datang ke sini untuk menjadi manajer Manchester United, bukan menjadi pelatih Manchester United, dan itu sudah jelas,” ujarnya.
“Saya akan melakukan pekerjaan saya dan setiap departemen, departemen pencari bakat dan direktur olahraga, harus melakukan pekerjaan mereka,” tutur Amorim.
Secara terbuka, Amorim menyebut durasi waktunya bersama Manchester United. Ia menegaskan masa baktinya telah disepakati dan tidak bergantung pada nama besar tertentu.
“Saya tahu nama saya bukan Thomas Tuchel, bukan Antonio Conte, dan bukan Jose Mourinho, tetapi saya adalah manajer Manchester United. Ini akan berjalan seperti ini selama 18 bulan atau sampai dewan memutuskan untuk berubah.”
Di bawah Amorim, MU kini berada di urutan keenam klasemen Liga Inggris. Ia membawa Setan merah meraih 8 kali kemenangan dan imbang 7 kali dari 20 pertandingan liga.
Manchester United belum mencari manajer baru pengganti Ruben Amorim. Klub kini menunjuk Darren Fletcher–eks pemain MU–sebagai pelatih interim untuk pertandingan selanjutnya.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy