Harga Gas Melon Meroket Jelang Iduladha, Warga Lhokseumawe Mengeluh

Ilustrasi warga kesulitan peroleh gas melon2
Ilustrasi warga kesulitan peroleh gas melon. Foto: chatgpt.com

Lhokseumawe – Menjelang Hari Raya Iduladha, warga Lhokseumawe mengeluhkan lonjakan harga gas elpiji tiga kilogram atau gas melon.

Kenaikan harga yang cukup signifikan itu membuat banyak warga kesulitan mendapatkan gas dengan harga normal.

Salah satunya Rudy, yang terpaksa membeli gas melon dengan harga Rp27 ribu per tabung di sebuah kios kecil.

“Biasanya saya beli di pangkalan resmi dengan harga Rp18 ribu. Tapi karena di pangkalan sudah habis, terpaksa saya beli di kios dengan harga yang jauh lebih mahal,” ujar Rudy kepada Line1.News, Kamis, 5 Juni 2025.

Ia berharap pemerintah segera mengatasi masalah itu agar harga gas melon kembali normal dan tidak dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Pantauan Line1.News di sejumlah pangkalan elpiji menunjukkan stok gas melon memang terbatas. Tingginya permintaan menjelang Iduladha diduga menjadi penyebab kelangkaan ini.

Kondisi itu membuat warga terpaksa membeli gas dengan harga yang lebih tinggi di kios-kios kecil, yang mengakibatkan beban pengeluaran rumah tangga semakin meningkat.[]

 

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy