Barantin Aceh Kunjungi Bea Cukai Lhokseumawe, Bahas Keputusan Menteri Keuangan

Kunjungan Barantin Aceh ke Bea Cukai Lhokseumawe
Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe Agus Siswadi saat menerima kunjungan Barantin Aceh. Foto: Humas Bea Cukai Lhokseumawe

Lhokseumawe – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Barantin) Aceh melakukan kunjungan resmi ke Kantor Bea Cukai Lhokseumawe pada Selasa, 3 Juni 2025.

Kegiatan itu menjadi bagian dari sinergi meningkatkan efektivitas pengawasan lalu lintas barang serta mendukung kelancaran program nasional di bidang logistik dan karantina.

Rombongan Barantin Aceh dipimpin Ketua Tim Kerja Karantina Tumbuhan Novan Karnanto bersama sejumlah pejabat dan fungsional lainnya. Mereka disambut Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe Agus Siswadi bersama para staf.

“Kolaborasi ini bukan sekadar koordinasi administratif, tapi komitmen bersama untuk menjaga keamanan hayati, mempercepat pelayanan, dan mendorong efisiensi logistik nasional,” ujar Agus Siswadi dalam keterangan tertulis.

Pertemuan itu membahas implementasi Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 18/KM.4/2025 dan 19/KM.4/2025 mengenai penundaan pengawasan pembatasan ekspor impor, serta harmonisasi dengan Peraturan Badan Karantina Indonesia Nomor 5 Tahun 2025.

KMK Nomor 18/KM.4/2025 mengatur tentang barang yang dibatasi untuk diimpor dan diekspor berdasarkan Peraturan Badan Karantina Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 tentang Jenis Komoditas Periksa Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, yang telah diubah dengan Peraturan Badan Karantina Indonesia Nomor 5 Tahun 2025.

Selain itu, dibahas juga penguatan integrasi Sistem SSm QC (Single Submission Quarantine–Customs), bagian dari program National Logistic Ecosystem (NLE), guna meminimalisir duplikasi pemeriksaan dan mempercepat proses layanan.

Novan Karnanto menyatakan pentingnya komunikasi dalam implementasi sistem bersama serta koordinasi teknis di lapangan akan lebih maksimal melalui dialog antarlembaga seperti pertemuan itu.

Kedua instansi sepakat untuk terus memperkuat integrasi pengawasan dan layanan publik demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang sehat dan berkelanjutan.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy