BI Lhokseumawe Catat 900 Transaksi QRIS Saat Peluncuran Awal PQN 2024

BI Lhokseumawe Catat 900 Transaksi QRIS Saat Peluncuran Awal PQN 2024
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Yan Ramerta Putra membuka acara Soft Launching Pekan QRIS Nasional 2024 di Ahad Festival Lhokseumawe. Foto: Humas BI Lhokseumawe

Lhokseumawe – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe mencatat 900 transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) saat soft launching Pekan QRIS Nasional (PQN) 2024 di Ahad Festival Lhokseumawe beberapa hari lalu.

“Para pengunjung Ahad Festival sangat antusias dalam mengikuti soft launching PQN 2024. Terlihat dari jumlah transaksi menggunakan QRIS selama soft launching yang mencapai 900 transaksi dan pemberian hadiah kepada pemenang games,” ujar Deputi Kepala Perwakilan BI Lhokseumawe, Yan Ramerta Putra, dalam keterangan tertulis dikutip Jumat, 16 Agustus 2024.

Peluncuran awal PQN 2024 berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Lhokseumawe dan perbankan.

Menurut Yan, puncak acara PQN digelar pada 17-18 Agustus 2024. Tema PQN 2024 adalah “Pakai QRIS untuk Indonesia Maju”, dengan tagline “Jak Ta Pake QRIS!” (Ayo kita pakai QRIS) yang diselenggarakan secara serentak di 46 Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Dalam Negeri (KPwDN) pada 12-18 Agustus 2024.

PQN, kata Yan, diinisiasi BI sejak 17 Agustus 2019 dan hadir setiap bulan kemerdekaan sebagai momentum mendorong perluasan QRIS di seluruh penjuru negeri.

“Sebagai inovasi layanan pembayaran digital, QRIS bermanfaat dalam mendorong efisiensi perekonomian, mempercepat keuangan inklusif, dan memajukan UMKM,” ujarnya.

Selama PQN, BI menggelar beragam kegiatan seperti sosialisasi dan edukasi, perlombaan, hiburan, pembagian doorprize, bazar UMKM, serta diskon QRIS.

“Semua kegiatan akan menggunakan QRIS sebagai metode transaksi nontunai, dengan tujuan untuk mendorong akseptasi perluasan QRIS yang meliputi transaksi, merchant, dan pengguna sehingga mendukung upaya penguatan ekonomi dan keuangan digital Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Lhokseumawe, Mohammad Rizal, mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan tersebut. PQN, kata Rizal, memberikan stimulus bagi masyarakat untuk terbiasa dalam bertransaksi secara nontunai di berbagai UMKM di Lhokseumawe.

“Harapannya ke depan kolaborasi ini akan terus terjalin dan Pemko Lhokseumawe akan selalu siap mendukung program-program yang dilakukan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy