Tu Sop: Kalau Umat Berkonflik, HUDA Harus Jadi Mediator

Teungku Muhammad Yusuf A Wahab atau Tu Sop usai dilantik sebagai Ketua Umum PB HUDA periode 2023-2028 di Hotel Grand Aceh Syariah, Gampong Lamdom, Banda Aceh, Rabu, 17 Juli 2024. Foto for Line1.News
Teungku Muhammad Yusuf A Wahab atau Tu Sop usai dilantik sebagai Ketua Umum PB HUDA periode 2023-2028 di Hotel Grand Aceh Syariah, Gampong Lamdom, Banda Aceh, Rabu, 17 Juli 2024. Foto for Line1.News

Banda Aceh –  Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh (PB HUDA), Teungku Muhammad Yusuf A Wahab atau Tu Sop, mengatakan HUDA harus membantu umat menyelesaikan problem dunia dan akhirat. Manhaj Ahlusunnah wal Jama’ah yang menjadi prinsip utama HUDA, kata Tu Sop, harus mampu menjaga keseimbangan.

“Kalau umat berkonflik, pengurus HUDA tidak boleh menjadi salah satu keseblasan dalam konflik. HUDA harus menjadi mediator yang melakukan ishlah (perdamaian). HUDA harus mampu mengorganisasasi pemikiran dan sikap umat menuju hasanah di dunia dan akhirat,” ujar Tu Sop usai dilantik sebagai Ketua Umum PB HUDA, Rabu dikutip Jumat, 19 Juli 2024.

Saat ini, kata Tu Sop, banyak ruang kosong yang belum terisi sehingga menjadi persoalan bagi umat dan agama. Karena itu, HUDA harus hadir untuk memberikan solusi bagi umat lewat cahaya pengetahuan berupa ajaran agama.

Abu Mudi Lantik Tu Sop Sebagai Ketua Umum Pengurus Besar HUDA

Tu Sop melihat banyak umat yang mengerti urusan ibadah tapi sesat dalam menjalani kehidupan. Tu Sop menekankan para pengurus HUDA agar betul-betul memperhatikan, jangan sampai masyarakat rajin beribadah, tapi justru salah menjalani kehidupan karena tidak berpedoman pada nilai-nilai Islam.

“Kita harus buktikan bahwa Ahlusunnah wal Jama’ah yang menjadi manhaj kita dan syariat Islam yang diterapkan di Aceh betul-betul menjadi solusi bagi segudang persoalan yang dihadapi masyarakat kita.”

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy