Siapa di Balik Layar? Deretan Spanduk Pilox Tolak Rasionalisasi JKA Hiasi Sudut Kota Banda Aceh

Spanduk protes pemotongan JKA di Banda Aceh
Spanduk bernada protes pemotongan program JKA di kawasan Lueng Bata, Banda Aceh, Jumat, 10 April 2026. Foto: Fakhrurrazi/Line1.News

Banda Aceh, Line1.News – Wajah Ibu Kota Provinsi Aceh, Banda Aceh, mendadak “berisik” oleh aksi protes sunyi di jalanan. Sejumlah spanduk misterius bernada kritik pedas terhadap kebijakan pemotongan program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) terpantau bertebaran di berbagai titik strategis kota, Jumat, 10 April 2026.

Pantauan Line1.News, spanduk-spanduk berbahan kain dengan tulisan cat semprot (pilox) tersebut mulai menghiasi pagar-pagar jalan sejak pagi hari. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti siapa di balik pemasangan spanduk anonim tersebut.

Baca juga: Mulai 1 Mei 2026, Kelompok Warga Aceh Ini Tak Lagi Bisa Berobat Gratis Pakai JKA

Titik-Titik Strategis Disasar

Aksi ini tampaknya terencana dengan matang, menyasar lokasi-lokasi padat kendaraan dan pusat aktivitas warga. Mulai dari kawasan akademis Kopelma Darussalam, Bundaran Simpang Mesra, hingga tepat di depan “Rumah Rakyat” Gerbang Kantor DPRA.

Tak hanya itu, spanduk serupa juga terlihat mencolok di depan Masjid Oman Lampriet, Jembatan Lamnyong, hingga kawasan Lueng Bata.

Baca juga: DPRA Minta Program JKA Tak Ada Pemotongan, Harus Tetap Berjalan Seperti Biasa

Kritik Tajam: “Jangan Seperti Kambing Congek!”

Isi pesannya pun tak main-main. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah kritik keras yang ditujukan kepada legislator di gedung parlemen: “DPRA Jangan Seperti Kambing Congek, Pertahankan JKA”.

Ada juga pesan yang bernada peringatan keras seperti, “Memotong JKA Mengancam Keselamatan Rakyat Aceh!!!” dan “Sekda Mengancam Keselamatan Rakyat Aceh”. Tak ketinggalan, sebuah seruan: “Rasionalisasi JKA Pembohongan Publik. Lawan!”.

Baca juga: Wagub Aceh Sebut JKA Tetap Berjalan, Penyesuaian Agar Lebih Tepat Sasaran

Sita Perhatian Warga

Kehadiran spanduk-spanduk ini menjadi magnet bagi pengguna jalan. Tak sedikit pengendara motor maupun mobil yang sengaja memperlambat lajunya, bahkan menepi sejenak untuk mengabadikan pemandangan tak biasa ini dengan kamera ponsel mereka.

Isu pemotongan atau rasionalisasi JKA memang tengah menjadi “bola panas” di Tanah Rencong. Sebagai program unggulan yang menyentuh langsung kesehatan masyarakat, kebijakan pembatasan ini memicu gelombang kekhawatiran di tengah warga Aceh.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy