Lhokseumawe – Hujan deras sejak lebih sepekan lalu hingga hari ini, Rabu, 26 November 2025, menyebabkan Kota Lhokseumawe terendam banjir.
Teranyar, pantauan Line1.News, Rabu, sekitar pukul 10.00 waktu Aceh, jalan masuk ke pusat kota dari Simpang Asmi, Desa Kutablang, Kecamatan Banda Sakti, telah diblokir dengan pemasangan garis polisi.
Pasalnya, jalan dari Simpang Asmi hingga Simpang Kutablang telah berubah seperti sungai. Badan jalan tersebut tertutup banjir sehingga tidak bisa dilintasi kendaraan.
Pengendara yang menuju ke pusat kota harus melewati jalan alternatif dari Simpang Asmi belok kiri ke Jalan Kenari Kutablang ataupun belok kanan tembus ke Jalan Pase Mongeudong.
Banjir juga merendam Jalan Pasar Inpres atau Jalan Listrik. Sejumlah pengendara terpaksa mendorong sepeda motor akibat terjebak banjir di jalan itu.
Sejumlah ruas jalan lainnya di kawasan pusat kota Lhokseumawe juga terendam banjir di tengah hujan deras yang terus mengguyur. Di antaranya, Jalan Darussalam, Jalan Teungku Chik Di Tiro Lancang Garam, dan Jalan Samudera Lama.
Jalan Berlumpur
Sementara itu, Jalan Buloh Blang Ara di Dusun Ujong Tunong Desa Paya Punteuet, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe berlumpur tebal di sejumlah titik.
Lumpur tersebut berasal dari bukit-bukit yang sudah dikeruk dengan alat berat. Salah satu titik dekat persimpangan jalan di Dusun Ujong Tunong, lumpur tebal menutup badan jalan sepanjang hampir 100 meter.
Pengendara sepeda motor terpaksa mendorong kendaraannya saat melintasi lokasi itu.
Masih di Jalan Buloh Blang Ara, dekat Masjid Jabal Nur Paya Punteuet, tepatnya di depan Kantor DPC Partai Demokrat, jalan berubah seperti sungai.
Beberapa sepeda motor mengalami mogok saat melintasi lokasi tersebut. Mobil juga kesulitan melintasi jalan yang terendam banjir dengan ketinggian air lebih selutut orang dewasa itu.
Kondisi tersebut telah berlangsung sejak Selasa sore, 25 November 2025, dan banjir semakin parah pada Rabu hari ini.
Di lokasi itu, sejumlah warga setempat membantu para pengendara sepeda motor yang mengalami mogok kendaraan saat melintasi jalan terendam banjir.
Banjir juga merendam banyak rumah warga di kawasan Paya Punteuet. Jalan yang menghubungkan Paya Punteuet dengan Desa Paloh Bate juga telah berubah seperti sungai.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy