Jakarta – Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) akan mengirimkan tim ke Aceh Tengah terkait rencana pengembangan pacuan kuda profesional di kabupaten tersebut.
Hal itu dikatakan Ketua Umum Pordasi Aryo PS Djojohadikusumo melalui WhatsApp kepada Bupati Aceh Tengah Haili Yoga di sela pertemuan dengan tim Pordasi di sebuah restoran di Jakarta, Kamis, 13 November 2025.
Pordasi, sebut Haili, akan menurunkan tim teknis untuk melakukan kajian lapangan sekaligus menyusun master plan pengembangan pacuan kuda profesional dan berkelanjutan.
“Pordasi siap bersinergi membantu dengan pemerintah daerah untuk menjadikan Aceh Tengah sebagai sentra olahraga di Aceh, kita yang urus semua tidak perlu anggaran APBD, ini menjadi kontibusi saya buat Aceh Tengah,” ujar Aryo ditirukan Haili, dikutip dari Laman Pemkab Aceh Tengah, Sabtu, 15 November 2025.
Dalam percakapannya dengan Aryo, Haili menegaskan komitmen Pemkab Aceh Tengah untuk memperkuat infrastruktur dan tata kelola arena pacuan kuda agar memenuhi standar nasional. Selain itu, membuka peluang kerja sama investasi dalam penyelenggaraan event berskala besar.
Haili mengatakan pacuan kuda telah menjadi identitas budaya dan kebanggaan masyarakat Gayo.
“Pacuan kuda bukan sekadar olahraga, tetapi bagian dari warisan budaya Gayo yang harus terus kita kembangkan agar memberi dampak ekonomi bagi masyarakat dan memperkenalkan Aceh Tengah di tingkat nasional maupun dunia.”
Saat bertemu tim Pordasi tersebut, Haili juga membahas rencana pelatihan dan sertifikasi pelatih, joki, event nasional, pengembangan sarana prasarana serta pengelola arena pacuan. Rencana tersebut akan melibatkan Pordasi sebagai lembaga pembina dan penjamin mutu teknis olahraga berkuda di Indonesia.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy