Persiraja Dihukum 4 Laga Kandang Tanpa Penonton, Pemain dan Ofisial Didenda

Persiraja Dihukum 4 Laga Kandang Tanpa Penonton, Pemain dan Ofisial Didenda
Pemain Persiraja Andik Vermansyah saat melewati kawalan bek PSPS di laga Pegadaian Liga 2 2024/2025 pada Minggu, 13 Oktober 2024. Foto: Instagram.com @persiraja_official

Jakarta – Sidang Komite Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia atau PSSI pada 17 Oktober 2024 lalu, memutuskan menghukum Persiraja Banda Aceh dengan sanksi larangan menyelenggarakan empat pertandingan kandang dengan penonton. Tak hanya itu, klub yang bermain di Pegadaian Liga 2 2024/2025 ini juga didenda Rp10 juta.

Dilansir dari laman resmi PSSI, Selasa, 21 Oktober 2024, hukuman itu dikeluarkan untuk Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Persiraja Aceh, buntut dari kisruh laga Persiraja Aceh versus PSPS Pekanbaru pada Minggu, 13 Oktober 2024 lalu.

Adapun jenis pelanggaran, rinci Komdis PSSI, gagal menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan yang menyebabkan terganggunya keamanan dan kenyamanan perangkat pertandingan, yaitu terjadi penyerangan dan penganiayaan terhadap perangkat pertandingan serta terjadi pelemparan air minuman kemasan yang dilakukan oleh penonton Persiraja Aceh.

Tak hanya Panpel, Komdis PSSI juga mengukum satu pemain dan dua ofisial Persiraja. Mereka adalah Dadang Apridianto (pemain), serta Hamdani dan Iswahyudi (ofisial).

Dadang dikenakan hukuman larangan bermain selama 6 bulan dan denda Rp25 juta karena terbukti memukul wajah perangkat pertandingan. Sedangkan Hamdani diskors larangan berpartisipasi dalam pertandingan selama 12 bulan dan denda Rp25 juta. Jenis pelanggarannya adalah menarik, memukul, dan mencekik perangkat pertandingan.

Adapun Iswahyudi mendapatkan sanksi larangan berpartisipasi dalam pertandingan selama 12 bulan dan denda Rp37,5 juga karena memancing kebencian dan kekerasan terhadap perangkat pertandingan.

Persiraja sendiri ditahan imbang PSPS 1-1 dalam pertandingan yang digelar di Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya, Banda Aceh. Dilansir dari Serambinews.com, pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi. Wasit Agung Suhanda yang memimpin laga terpaksa mengeluarkan beberapa kartu kuning untuk kedua kesebelasan.

PSPS Pekanbaru unggul lebih dulu lewat penyerang Omid Popalzay di menit 45+1. Persiraja menyamakan kedudukan lewat titik penalti di menit 62, setelah Andik Vermansyah dijegal bek PSPS. Delfi Colfre, striker Persiraja asal Inggris mengeksekusi penalti hingga skor berubah 1-1.

Setelah itu, pertandingan berjalan dengan tensi tinggi. Beberapa kali pemain saling bersitegang, bahkan ofisial dan pemain cadangan sempat saling dorong. Wasit juga tak memberikan penalti ketika Andik dilanggar dan terkapar dalam kotak 12 pas, yang berakhir protes keras pemain Persiraja.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy