Meulaboh – Sekitar delapan hektare lahan gambut di Desa Deah, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat, terbakar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat sepanjang Senin, 28 Oktober 2024, masih terus berupaya memadamkan api bersama tim gabungan dari BPBD, Polres Aceh Barat, Kodim 0105 Aceh Barat, KPH Wilayah IV Meulaboh, serta Koramil dan Polsek Samatiga.
Pemadaman dilakukan dengan berbagai peralatan, seperti dua unit mobil pemadam, empat unit mesin pompa air, dan drone untuk memantau perkembangan titik api dari udara.
“Lahan yang terbakar seluas 8 hektare, sebagian besar merupakan lahan kosong, termasuk lahan milik Dayah Arraudhatun Nabawiyah dan masyarakat sekitar,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, Selasa, 29 Oktober 2024, dilansir dari Metrotvnews.com.
“Kami telah berhasil memadamkan sekitar 15 persen dari luas lahan yang terbakar. Namun, upaya pemadaman masih terus dilakukan untuk mencegah api meluas ke permukiman warga,” imbuhnya.
Selama upaya pemadaman, kata Ronal, akses jalan menuju ke lokasi kebakaran juga lancar dan sumber air dengan mudah didapatkan.
Kemarin, Penjabat Bupati Aceh Barat Azwardi turun langsung memantau pemadaman api di lokasi kebakaran. Ia datang bersama Dandim Aceh Barat Hendra Mirza.
“Tujuan kami di sini untuk memastikan bahwa api tidak menyebar, terutama ke arah pemukiman warga. Alhamdulillah, proses penyekatan sudah berjalan baik, dan api sudah padam,” ujar Azwardi dikutip dari Antara.
Namun, mantan Penjabat Sekretaris Daerah Aceh ini mengingatkan sifat lahan gambut yang mampu menyimpan bara di bagian bawah, sehingga pemantauan akan terus dilakukan.
Kehadirannya ke lapangan, kata Azwardi, bukan hanya untuk meninjau, tetapi juga memberi motivasi kepada tim di lapangan. “Kita semua berkomitmen, kebakaran ini harus diatasi secepatnya dan sebisa mungkin tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy