Warga Terdampak Bencana di Aceh Bakal Dapat Bantuan Daging Meugang

Fadhlullah pimpin Rakor Penanganan Bencana
Wagub Aceh Fadhlullah memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Hidrometeorologi Aceh Fase Transisi Pemulihan di Posko Terpadu, Kantor Gubernur Aceh, Senin, 9 Februari 2026. Foto: Humas Aceh

Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah mengatakan pemerintah pusat akan memberikan bantuan daging meugang untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.

“Alhamdulillah, Pak Presiden telah menyetujui pemberian bantuan daging meugang untuk daerah terdampak bencana Aceh,” kata Fadhlullah dalam Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Hidrometeorologi Aceh Fase Transisi Pemulihan di Posko Terpadu, Kantor Gubernur Aceh, Senin, 9 Februari 2026.

Menurutnya, sejumlah kabupaten dan kota telah mengajukan permohonan bantuan sapi meugang kepada Presiden Prabowo Subianto. Permohonan tersebut telah disetujui khusus untuk desa-desa yang terdampak bencana.

“Bantuan tersebut akan direalisasikan melalui transfer dana dari pemerintah pusat langsung ke pemerintah kabupaten dan kota untuk pembelian sapi meugang,” ujarnya.

Baca juga: Baznas akan Kirim 200 Sapi untuk Meugang Aceh

Berdasarkan data terakhir, terdapat 3.003 desa di 203 kecamatan terdampak bencana di Tanah Rencong. Namun, desa yang telah ditetapkan secara resmi sebagai wilayah bencana sebanyak 1.455 desa.

“Desa-desa tersebut akan menerima bantuan meugang sebelum bulan Ramadan,” jelas Fadhlullah.

Dia menuturkan bantuan tersebut diberikan dalam bentuk uang dengan patokan harga sapi tertinggi senilai Rp50 juta per desa. Bantuan itu bakal langsung ditransfer ke pemerintah kabupaten/kota tanpa melalui pemerintah provinsi.

“Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait mekanisme penyaluran bantuan itu,” kata politikus Partai Gerindra itu.

Dia juga mengimbau pemerintah kabupaten dan kota terdampak agar secara terbuka menyampaikan berbagai kebutuhan maupun kendala yang dihadapi dalam menyambut dan menjalani bulan Ramadan.

“Sehingga dapat segera dicarikan solusi secara bersama-sama,” pungkasnya.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy