Prajurit TNI Evakuasi Warga Terjebak Banjir di Sawang Aceh Utara

Evakuasi warga di Sawang Aceh Utara
Danramil 19/Sawang Kapten Inf Syamsul Hamdani bersama anggotanya mengevakuasi warga terjebak banjir di Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Kamis, 27 November 2025. Foto: Penrem Lilawangsa

Aceh Utara – Personel Koramil 19/Sawang Kodim 0103/Aceh Utara bersama prajurit Yon Aruanud 5/CSBY dan masyarakat mengevakuasi warga terjebak banjir di Desa Punteut dan Meunasah Pulo, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Kamis, 27 November 2025.

Evakuasi menggunakan perahu karet di tengah derasnya arus banjir di wilayah itu. Para prajurit TNI berhasil mengevakuasi warga yang sakit, lanjut usia (lansia) hingga balita ke tempat yang aman.

Baca juga: Ayahwa Instruksikan Evakuasi Warga Terjebak Banjir, 3.507 Jiwa Mengungsi

Proses evakuasi dipimpin Danramil 19/Sawang, Kapten Inf Syamsul Hamdani bersama delapan prajurit TNI. Evakuasi terhadap warga terjebak banjir di dalam rumah mereka di Desa Punteut dan Desa Meunasah Pulo berlangsung hingga pukul 17.45 waktu Aceh.

Syamsul menyebut warga Desa Punteut dievakuasi ke bangunan meunasah Punteut 4 kepala keluarga (KK). Sedangkan masyarakat Desa Meunasah Pulo dievakuasi ke masjid di Meunasah Pulo sebanyak 100 KK.

“Tidak ada korban jiwa. Proses evakuasi terdapat warga dengan kondisi sakit patah tulang. Kemudian lansia dan balita yang terjebak di dalam rumah karena luapan air yang semakin tinggi. Alhamdulillah, berhasil dievakuasi dengan selamat,” ujar Syamsul.

Baca juga: Banjir Meluas, Mualem Tetapkan Aceh Darurat Bencana

Syamsul menyebut hingga menjelang malam, pihaknya masih standby di Kecamatan Banda Baro, tetangga Sawang. “Kami belum bisa kembali karena jembatan di Paya Dua, Kecamatan Banda Baro belum bisa dilalui, derasnya air dengan ketinggian 70 sentimeter,” ujarnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan kondisi banjir di 16 kabupaten dan kota di Aceh berdasarkan data hingga Kamis sore, 27 November 2025.

Baca juga: BPBA: Banjir Landa 16 Kabupaten-Kota di Aceh, 20.759 Jiwa Mengungsi

Ke-16 kab/kota itu Bireuen, Pidie, Aceh Utara, Aceh Besar, Pidie Jaya, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Barat, Subulussalam, Lhokseumawe, Aceh Timur, Langsa, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Singkil, dan Aceh Selatan.

Melansir laman resmi BPBA, selama periode 18-27 November 2025, pukul 16.00, terdampak pada rumah milik 33.817 KK/119.988 jiwa dan 6.998 KK/20.759 jiwa mengungsi.

“Sebagian besar kejadian masih dipicu oleh curah hujan tinggi, angin kencang, dan kondisi geologi labil yang berdampak pada banjir, tanah bergerak, serta tanah longsor”.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy