Personel Polres Aceh Tengah Terobos Medan Ekstrem Antar Bantuan ke Desa Serule

Kanit Tipikor Polres Aceh Tengah antar bantuan
Kanit Tipikor Polres Aceh Tengah Hendri Faisal menerobos jalur ekstrem untuk menyalurkan bantuan ke Desa Serule. Foto: Istimewa

Takengon – Personel Polres Aceh Tengah menerobos medan ekstrem saat mengantarkan bantuan untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Desa Serule, Kecamatan Bintang, yang sempat terisolasi.

Dipimpin Kanit Tipikor Polres Aceh Tengah Bripka Hendri Faisal, tiga personel berangkat dari Mapolres pada Rabu, 31 Desember 2025, sekitar pukul 12.00 waktu Aceh. Menggunakan sepeda motor trail, mereka membawa bantuan logistik dari Kapolres Aceh Tengah untuk warga yang terdampak bencana.

Perjalanan yang biasanya bisa ditempuh dalam waktu singkat berubah menjadi perjuangan panjang. Jarak sekitar 46 kilometer dari Kota Takengon harus dilalui selama kurang lebih 11 jam. Tim baru tiba di Desa Serule sekitar pukul 23.30.

“Medannya sangat berat. Banyak titik jalan tertutup lumpur dan material longsor, bahkan ada akses antardesa yang putus total. Kendaraan roda empat tidak bisa melintas,” ujar Bripka Hendri Faisal, Minggu, 4 Januari 2026.

Curah hujan yang masih tinggi membuat kondisi jalan semakin berisiko. Di sejumlah titik, personel harus saling membantu dengan mendorong dan menuntun kendaraan melewati jalur berlumpur dan tanjakan terjal. Hujan dan lumpur membasahi tubuh mereka, namun semangat untuk membantu warga tak pernah surut.

Kedatangan personel Polres Aceh Tengah di Desa Serule disambut haru oleh masyarakat. Warga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Kapolres Aceh Tengah beserta jajarannya yang tetap hadir meski akses menuju desa sangat terbatas.

Tak hanya bantuan logistik, Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, juga menginstruksikan pengiriman layanan kesehatan bagi warga di Desa Konyel, Desa Serule, dan Desa Atu Payung. Layanan tersebut menjadi kebutuhan mendesak karena banyak warga mengalami gangguan kesehatan, sementara akses ke puskesmas dan rumah sakit masih terhambat.

Melalui langkah tersebut, Polres Aceh Tengah menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan bencana alam, sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy