Lhokseumawe – MER-C menggelar kegiatan sunatan massal untuk anak-anak Rohingya dan santri di Dayah Zurriyatul Qur’ani Al-Ma’arif (ZQA) Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe dan sekitarnya, Sabtu, 30 Agustus 2025. Selain itu, juga diadakan dauroh tentang kondisi di Gaza serta situasi di Rohingya saat ini.
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Milad ke-26 MER-C dan HUT ke-80 RI serta peringatan MoU Helsinki ke-20 tahun dengan mengusung tema “Bakti untuk Negeri”.
Presidium MER-C dr. Tonggo Meaty Francisca dalam sambutannya menjelaskan tentang perjalanan MER-C di daerah konflik seperti Myanmar, Palestina dan lainnya. Namun demikian MER-C tetap memperhatikan dan melakukan kegiatan yang ada di dalam negeri seperti penanganan medis di Aceh, antara lain pada masa konflik Aceh, pascagempa dan tsunami Aceh, gempa Pidie Jaya, gempa di Bener Meriah, dan daerah lainnya di Aceh.
Klinik Sosial MER-C

Selain sunatan masal dan dauroh di Dayah ZQA Kecamatan Blang Mangat, MER-C juga melakukan peletakkan batu pertama pembangunan Klinik Sosial MER-C pada lahan di wilayah Dayah ZQA.
“Ini sebagai komitmen MER-C turut serta menangani masalah kesehatan masyarakat di pedesaan dan para pengungsi Rohingya yang nantinya akan direlokasi dari eks-Kantor Imigrasi ke lingkungan Dayah ZQA,” ujar Ira Hadiati, Project Manager MER-C for Rohingya, dalam keterangannya, Minggu (31/8).
Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Lhokseumawe diwakili Plt. Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah, Ustaz Ikhwansyah.
Mewakili Pemko Lhokseumawe, Ustaz Ikhwansyah menyampaikan terima kasih kepada Dayah ZQA yang bersedia membantu pengungsi Rohingya dengan menyediakan lahan dan pendidikan bagi anak-anak Rohingya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada MER-C atas komitmennya untuk bersama-sama membantu dalam bidang kesehatan bagi pengungsi Rohingya dan masyarakat umum lainnya.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy