Buru Buaya Muara, BKSDA Aceh Pasang Perangkap di Krueng Meureubo

Penyiapan perangkap buaya
Petugas BKSDA Aceh menyiapkan perangkap untuk menangkap buaya yang memangsa warga di Lubok Pempeng, Peureulak, Aceh Timur. Foto: Kiriman warga

Meulaboh – Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Resor Meulaboh telah memasang perangkap buaya di aliran Krueng Meureubo, Gampong Pasi Teungoh, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat.

Perangkap itu dipasang untuk menangkap seekor buaya muara (Crocodylus porosus) yang kerap meresahkan warga. Reptil tersebut sebelumnya dilaporkan telah melukai seorang warga akibat gigitan.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Aceh, Darwin, mengatakan perangkap telah dipasang sejak 11 Juli 2025. Namun, hingga Jumat, 18 Juli 2025, buaya berukuran besar itu belum terlihat muncul di lokasi.

“Tim sudah satu Minggu berada di lokasi untuk melakukan pemantauan setelah perangkap terpasang di aliran sungai,” ujarnya dikutip dari Antara.

Menurut Darwin, hujan lebat yang terus mengguyur kawasan Aceh Barat beberapa hari terakhir menjadi hambatan utama. Peningkatan volume air sungai membuat proses pelacakan buaya lebih sulit.

“Hujan yang terus-menerus terjadi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan volume air sungai meningkat, sehingga menyulitkan tim dalam proses pelacakan reptil tersebut.”

Keberadaan buaya muara di Krueng Meureubo membuat warga sekitar merasa cemas, terutama saat beraktivitas di tepi sungai. BKSDA Aceh mengimbau warga menghindari kawasan sungai sementara proses penanganan masih berlangsung.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy