Deja Vu Berdarah di Washington Hilton: Trump Dievakuasi di Lokasi Penembakan Reagan

Trump dievakuasi usai insiden penembakan
Tangkapan layar dari stasiun televisi Newsmax menunjukkan Presiden AS Donald Trump dievakuasi dari White House Correspondents' Dinner setelah apa yang tampak sebagai insiden keamanan di acara tersebut, Washington, D.C., Amerika Serikat, Sabtu (25/4/2026). Foto; Antara/Xinhua/Li Rui

Washington – Sejarah kelam kembali berulang di Hotel Washington Hilton. Empat puluh lima tahun setelah Ronald Reagan ditembus timah panas di lokasi yang sama, Presiden Donald Trump terpaksa dievakuasi setelah rentetan tembakan mengguncang jamuan malam White House Correspondents’ Association, Sabtu, 25 April 2026.

Insiden mencekam ini pecah saat pria bernama Cole Tomas Allen (31), seorang guru asal California, mencoba menerobos pos pemeriksaan. Berbekal senapan gentel (shotgun), pistol, dan beberapa bilah pisau, Allen memicu kepanikan massal di dalam ruang gala yang sedang dihadiri elite politik Amerika.

Dinas Rahasia (Secret Service) bergerak kilat mengamankan Trump, Ibu Negara Melania, dan Wakil Presiden JD Vance saat tembakan balasan petugas melumpuhkan pelaku. Dalam pengakuan awalnya kepada pihak berwenang, Allen menyatakan ia mengincar “pejabat pemerintah AS” secara umum.

Kutukan Lokasi yang Sama

Hotel Washington Hilton memiliki catatan kelam dalam sejarah kepresidenan AS. Pada 29 Maret 1981, John Hinckley Jr. melepaskan enam tembakan ke arah Ronald Reagan tepat di luar hotel ini. Kala itu, satu peluru mengenai paru-paru Reagan dan membuatnya kritis.

Kini, hampir setengah abad kemudian, hotel yang sama kembali menjadi saksi bisu upaya serangan terhadap pemimpin negara.

Kepala Polisi Washington, Jeff Carroll, mengonfirmasi Allen bertindak sendiri dan terdaftar sebagai tamu hotel. Sementara itu, Jaksa AS Jeanine Pirro memastikan pelaku akan dihadapkan ke pengadilan pada Senin mendatang untuk mempertanggungjawabkan aksinya.

Hingga saat ini, investigasi masih terus dilakukan untuk mendalami bagaimana seorang warga sipil bersenjata lengkap bisa mendekati area steril kepresidenan.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy