33 Pemuda Aceh Tengah Ikut Seleksi Satpam PLTA Peusangan

calon satpam mengikuti tes wawancara
Calon satpam mengikuti tes wawancara. Foto: Istimewa

Takengon – Sebanyak 33 pemuda dari Aceh Tengah mengikuti tahapan seleksi menjadi anggota Satuan Pengamanan (Satpam) di PLN Nusantara Power Unit Pembangkit (NPUP) Arun – Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Peusangan.

Perekrutan calon sekuriti dilakukan langsung oleh anak perusahaan PLN, Haleyora Powerindo. Seleksinya digelar di aula Hotel Penemas Kota Takengon, Kamis, 22 Mei 2025.

Ryan D Joan, Penanggung Jawab Keamanan PLN NPUP Arun – PLTA Peusangan mengatakan, dari 33 orang tersebut akan diseleksi dan diterima sebanyak 28 orang.

“Kemarin mereka sudah mengikuti tahapan seleksi fisik dan wawancara, untuk tes pengumuman calon sekuriti yang dinyatakan lulus dalam waktu dekat ini,” kata Ryan kepada Line1.News, Jumat, 23 Mei 2025.

Baca juga: Bupati Aceh Tengah Pastikan PLTA Peusangan Beroperasi Penuh Pertengahan 2026

Pendaftaran calon Satpam PLTA Peusangan telah dibuka sejak 5 Mei 2025. Menurut Ryan banyak yang mendaftar tapi gugur di tahapan seleksi administrasi karena tidak memiliki sertifikasi Satpam atau Gada Pratama.

“[Seleksi] Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk melibatkan masyarakat lokal. Dari 33 peserta, akan dipilih 28 orang terbaik untuk menjadi sekuriti di PLTA Peusangan 1 dan 2,” ujar Ryan.

Menurutnya, kebutuhan akan sistem keamanan yang andal menjadi sangat krusial mengingat PLTA Peusangan 1 dan 2 diproyeksikan akan segera mulai beroperasi.

“Kehadiran tenaga lokal juga menambah rasa memiliki dari masyarakat terhadap proyek besar ini. Selain menjaga objek vital negara, ini juga bentuk kontribusi nyata PLTA terhadap pemberdayaan masyarakat setempat,” cetusnya.

PLTA Peusangan digadang-gadang menjadi salah satu proyek strategis nasional yang akan memperkuat pasokan listrik di wilayah Aceh dan sekitarnya.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy