Santap Buah-buahan Ini Agar Kadar Kolesterol dan Hipertensi Turun

Buah Bidara. Foto: Wibowo Djatmiko/Wikipedia

Idul Adha menjadi momen menyenangkan untuk menyantap daging kurban. Terkadang konsumsi masakan daging secara berlebih mengakibatkan naiknya kolesterol dan tekanan darah tinggi.

Tapi, tenang saja masalah kesehatan yang kerap muncul akibat banyak makan daging merah dan jeroan sapi ini dapat diatas secara alami dengan mengonsumsi beberapa jenis buah.

Buah-buahan berikut ini dikenal memiliki kandungan yang dapat menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah tinggi. Karena kandungannya yang ampuh menurunkan kolesterol, buah-buahan ini sangat tepat jika dikonsumsi saat momen Idul Adha 2024 agar kesehatan tetap terjaga.

Berikut buah-buahan yang dapat menurunkan kolesterol dan darah tinggi, dikutip dari Medical News Today dan ayosehat.kemkes.go.id, Selasa, 18 Juni 2024:

Stroberi

Buah beri seperti blueberry dan stroberi mengandung senyawa antioksidan yang disebut anthocyanin, sejenis flavonoid.

Dalam sebuah studi, para peneliti menemukan bahwa buah stroberi dapat menurunkan risiko tekanan darah tinggi.

Pisang

Pisang mengandung potasium, yang dapat membantu mengelola hipertensi. Satu pisang berukuran sedang berisi sekitar422 miligram (mg) kalium. Menurut Asosiasi Jantung Amerika (AHA) kalium mengurangi efek natrium dan meredakan ketegangan di dinding pembuluh darah.

Alpukat

Kandungan lemak dalam alpukat memang cukup tinggi, yakni sekitar 16 persen. Tapi, kandungan lemak dalam alpukat adalah lemak yang menyehatkan, sebab 63 persen  penyusunnya merupakan asam lemak tak jenuh, terutama jenis asam lemak tak jenuh tunggal. Lemak tak jenuh dalam alpukat berfungsi sebagai antioksidan untuk menjaga pembuluh darah dari kerusakan arteri oleh penumpukan kolesterol jahat (LDL – low density lipoprotein).

Selain sebagai berkhasiat untuk menjaga pembuluh darah, alpukat sangat dianjurkan karena mengandung banyak serat dan omega-9. Omega-9 dan serat inilah yang akan menjaga kadar gula darah dalam tubuh tetap rendah.

Tomat

Riset dari jurnal Maturitas menyebutkan, tomat yang sudah dimasak hampir sama berkhasiat dengan obat kimia penurun kolesterol seperti statin (obat gangguan jantung). Selain itu, tomat tidak memiliki efek samping seperti lemas, sakit otot, dan bahkan kerusakan saraf saat rutin dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Rahasia khasiat tomat terdapat pada senyawa likopen pemberi warna merah pada tomat matang. Likopen merupakan antioksidan penting yang berfungsi untuk mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Selain likopen, di dalam tomat juga terkandung vitamin B dan kalium yang mampu menurunkan kolesterol serta tekanan darah tinggi.

Jeruk nipis

Kandungan senyawa flavanoid dalam jeruk nipis berkhasiat untuk menurunkan tingkat produksi kolesterol LDL. Dengan kata lain, jeruk nipis juga akan mengurangi risiko terjadinya serangan jantung.

Selain jeruk nipis, flavonoid ini sebenarnya juga banyak ditemui pada kedelai, tomat, teh, delima, brokoli, serta bawang merah dan bawang bombay. Anda bisa menikmati jeruk nipis dengan mengirisnya tipis-tipis dan menyeduhnya dalam gelas berisi air panas selama 30 menit. Untuk mendapatkan khasiat terbaik, sebaiknya seduhan jeruk nipis diminum sehari dua kali, pagi dan malam.

Semangka

Semangka juga mengandung likopen, sama halnya dengan tomat yang bisa menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah.

Apel

Salah satu khasiat buah apel rupanya juga bisa menurunkan kadar kolesterol LDL. Kandungan zat beta-glucan yang terdapat di dalamnya memiliki peranan untuk mengontrol produksi kolesterol dalam darah.

Selain itu, apel juga berfungsi sebagai sumber serat larut yang juga berkhasiat untuk menurunkan kolesterol, serta mencegah arteri mengeras. Selain bisa dikonsumsi secara langsung, apel juga bisa dibuat cuka. Secara rutin mengonsumsi cuka apel akan menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy